Jumat, 14 Juli 2017 15:47 WITA

NH Gaet None, Rahman Pina Bilang Begini

Editor: Mulyadi Abdillah
NH Gaet None, Rahman Pina Bilang Begini
Nurdin Halid (kiri) saat bertemu empat mata dengan Irman Yasin Limpo alias None di Warkop Phoenam Makassar, Jumat (14/7/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) menggunakan hak diskresinya untuk memasukkan nama Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo sebagai bakal calon Wali Kota Makassar usungan Golkar.

Hak diskresi itu digunakan NH setelah bersua dengan None, panggilan Irman, di salah warkop di bilangan Panakukang Makassar, pada Jumat (14/7/2017) pagi. 

Menanggapi hal itu, Bendahara DPD II Golkar Makassar, Rahman Pina mengaku enggan berkomentar banyak perihal kebijakan istimewa NH buat None. Menurutnya, selaku fungsionaris di tingkat kota, telah menunaikan tugasnya dengan baik.

"Jadi bukan lain domain kita di Makassar, karena kita sudah serahkan ke DPD I. Jadi sekarang urusannya itu ada di DPD I Golkar Sulsel," ucap Rahman Pina, saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani.

Ia pun menegaskan, hal itu tidak lagi perlu untuk diperdebatkan. Sisa, katanya, Golkar memutuskan, siapa yang bakal diusung nantinya. "Kader sisa menjalankan hasil keputusan," singkatnya.

Seperti diketahui, tim penjaringan DPD II Golkar Makassar telah mengusulkan 6 nama bakal calon usungan wali kota ke DPD I Golkar Sulsel. Saat itu, ada 5 nama internal yaitu Farouk M Betta, Kadir Halid, Andi Nurman, Rahman Pina dan Rusdin Abdullah. Dan 1 nama eksternal yakni Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto.

NH Gaet None, Rahman Pina Bilang Begini

Sementara itu, Tim 9 Penjaringan DPD I Golkar Sulsel juga menambah 3 nama, yakni Syamsu Rizal, Andi Rachmatika Dewi dan Husain Abdullah, lalu mengeluarkan nama Kadir Halid lantaran enggan mengikuti tahapan berikutnya.

Beberapa waktu lalu, None sempat menanggapi, perihal dirinya tidak dimasukkan dalam bakal calon kandidat yang dianggap berpeluang menang di Pilwalkot Makassar. "Mungkin Golkar anggap Rahman Pina lebih baik daripada saya," ucap None, kala itu. 

Namun, hal itu tidak begitu dipersoalkan oleh None. Ia menganggap, tiap partai punya pertimbangan dan alasan masing-masing dalam menjaring bakal calon jagoannya. 

Diberitakan sebelumnya, Nurdin punya alasan, mengapa perlu untuk memasukkan nama None di tim penjaringan Pilkada Golkar. Ketua Harian DPP Golkar ini menyatakan, dalam penjaringan bakal calon di Partai Golkar, ada tiga kategori kandidat. 

Pertama, adalah kader dan anggota Partai Golkar. Kedua, adalah simpatisan Partai Golkar, yaitu PNS, TNI dan Polri. Baik yang aktif maupun yang sudah pensiun, namun tidak berpartai politik. Ketiga, adalah dari kalangan eksternal partai, yaitu yang berasal dari partai lain. 

"Itu elemen partai Golkar, sejak dari dulu sampai saat ini. Dan Pak Irman itu ada di kategori kedua, yaitu simpatisan Partai Golkar. Dalam mekanisme penjaringan, Partai Golkar yang sangat terbuka ini, seluruh struktur partai terlibat dalam penjaringan," kata NH.