Senin, 17 Juli 2017 13:29 WITA

Calon Pasangan IYL, RMS Unggul Telak atas Cakka

Editor: Mulyadi Abdillah
Calon Pasangan IYL, RMS Unggul Telak atas Cakka
Ichsan Yasin Limpo (tengah) saat salam punggawa bersama Rusdi Masse (kiri) dan Andi Mudzakkar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Calon wakil gubernur untuk Ichsan Yasin Limpo (IYL) akan diumumkan dalam waktu dekat ini. Rusdi Masse (RMS) atau Andi Mudzakkar (Cakka)?

Dalam persepektif geopolitik, kedua figur tersebut dianggap sebagai representasi dari dua wilayah besar di Sulsel. RMS, yang kini menjabat sebagai Bupati Sidrap, dinilai sebagai tokoh muda keterwakilan wilayah Ajatappareng. Sementara Cakka yang juga menjabat Bupati Luwu, dinilai sebagai tokoh wikalat dari Luwu Raya.

Namun, di sisi lain, RMS condong lebih unggul pada hal basis massa ketimbang Cakka. Selain saka guru ada wilayah Ajatappareng dan 'berkantong tebal', RMS juga punya kantong-kantong loyalis di 24 Kabupaten/Kota, lantaran statusnya selaku Ketua DPW NasDem Sulsel.

RMS yang juga eks Ketua Golkar Sidrap, sukses menggaet sejumlah bupati dan wakil bupati untuk ber-NasDem. Yakni Sukri Sappewali (Bupati Bulukumba), Judas Amir (Wali Kota Palopo), Suardi Saleh (Plt Bupati Barru), Faisal Andi Sapada (Wakil Wali Kota Parepare), Amiruddin (Wakil Bupati Enrekang), Irwan Bachri Syam (Wakil Bupati Luwu Timur), M Yasin (Wakil Bupati Bantaeng), Harmil Mattotorang (Wakil Bupati Maros), Yosia Rinto Kadang (Wakil Bupati Toraja Utara) dan Thahar Rum (Wakil Bupati Luwu Utara).

Calon Pasangan IYL, RMS Unggul Telak atas Cakka

Sedikit berbeda dengan Cakka. Dulunya, Cakka sempat memegang alih kendari Golkar Luwu. Namun, beberapa waktu lalu, terjadi polemik di internal Golkar. Cakka terpaksa dicopot dari tampuk kekuasaan 'beringin' Luwu.

Direktur Epicentrum Politica, Iin Fitriani menyebut, RMS lebih unggul ketimbang Cakka. RMS dianggap memiliki bargaining power secara struktural, karena ketua parpol.

"Alasan lainnya, RMS itu ditopang oleh sumber daya manusia dan sumber daya finansial yang kuat, yang pasti dibutuhkan dalam tiap perhelatan politik," jelas Iin.

Pencopotan Cakka dari Golkar, kata Iin, tentu sedikit banyak memiliki pengaruh dalam hal pemenangan, jika memang bakal berduet dengan IYL. Secara struktural, Cakka dianggap tidak lagi memiliki kendaraan politik untuk menjalankan mesin pemenangan. Belum lagi, Iin menganggap, konflik politik di tubuh klan Qahhar Mudzakkar, menjadi isu yang dianggap cukup merugikan buat Cakka.

"Terakhir itu, dari latar belakang etnis, RMS lebih terkenal di kawasan Ajatappareng dan Bosowa dibandingkan Cakka. Namun karena posisinya sebagai fungsionaris Partai NasDem, kiprahnya pun sudah cukup terkenal di kawasan luwu karena kepentingan politik partainya," papar Iin.

"Sedangkan keterkenalan Cakka baru sebatas menguasai Luwu Raya, belum terlalu menyebar di kawasan etnis bugis," pungkasnya.

Calon Pasangan IYL, RMS Unggul Telak atas Cakka

Terpisah, Koordinator Wilayah Sulawesi Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Riswadi Atto Taroempoe menilai, kedua tetap unggul, lantaran jelang masa pemilihan tahun 2018, keduanya masih berstatus sebagai kepala daerah. 

Di sisi lain, keduanya juga dianggap memiliki irisan basis pemilih. Tak dapat ditampik, kata Riswadi, majunya Aziz Qahhar Mudzakkar, yang merupakan saudara kandung dari Cakka, akan saling menganggu suara nantinya.

"Begitu dengan Pak RMS. Ada Wagub Pak Agus yang juga merupakan tokoh dari Ajatappareng. Jadi tentu, kekuatan figur akan jadi penentu siapa yang mampu menggaet suara terbanyak di wilayah masing-masing," demikian Riswadi.