24 July 2017 11:03 WITA

Cakka Dukung BKM atau Amru di Pilkada Luwu?

Editor: Mulyadi Abdillah
Cakka Dukung BKM atau Amru di Pilkada Luwu?
Andi Mudzakkar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bupati Luwu dua periode, Andi Mudzakkar alias Cakka diperhadapkan dua pilihan sulit pada Pilkada Luwu 2018. Pilih dukung Buhari Kahar Mudzakkar (BKM) atau Amru Saher?

BKM adalah saudara dari Andi Mudzakkar. Sementara Amru tak lain adalah wakilnya saat ini. 

Menurut Direktur Epicentrum Politica, Iin Fitriani, Amru Saher tentu akan mendapat dukungan dari Cakka. Pasalnya, Amru yang kini menjabat sebagai wakil bupati, dinilai harmonis dalam menjalankan pemerintahan sejak 2013 lalu. 

"Hal ini berimbas pada apresiasi Cakka yang mendukung pencalonan Amru Saher sebagai pengganti dirinya," kata Iin Fitriani dalam rilis yang diterima redaksi Rakyatku.com, pada Senin (24/7/2017).

Cakka (tengah) saat menggandeng tangan BKM (kanan) dan Syukur Bijak beberapa waktu lalu.

Alasan lainnya, Amru juga dianggap cukup baik dalam membangun citra positif di masyarakat, dengan minimnya pemberitaan yang menyudutkan personal kader PKS tersebut, dalam hal pelayanan masyarakat.

"Kelebihan terakhirnya, karena Amru dikenal sebagai representasi politikus muda dari tanah Luwu. Hal tersebut berpeluang untuk menggaet dukungan pemilih muda. Dikutip dari data BPS Luwu tahun 2015, jumlah penduduk usia 20-39 tahun di Kabupaten Luwu sebanyak 103.729 jiwa," urai Iin.

Namun, Iin juga memaparkan, tiga kekurangan yang juga dimiliki oleh Amru. Pertama, dari catatan EP, ada 23 nama yang juga ingin bertekad maju di Pilkada, baik sebagai calon bupati dan calon wakil bupati, membuat persaingan cukup ketat.

Apalagi, katanya, pada Pilkada Luwu 2013 lalu, Cakka-Amru hanya unggul perolehan suara yang cukup tipis atas pesaingnya, Basmin Mattayang-Syukur Bijak.

Cakka dan Amru

"Menang dramatis namun tidak menang telak, membuktikan ketokohan para pesaingnya sangat kuat," ujar Iin.

Kedua, lanjut Iin, secara geopolitik Amru yang merupakan figur dari utara Luwu, mesti berebut basis dengan Syukur Bijak. "Di tahun 2013 lalu pun Amru hanya menang di Walenrang Utara saja. Sementara wilayah Walmas lainnya dimenangkan oleh Syukur Bijak," paparnya.

"Terakhir, Amru masih meraba pintu partai yang akan mengusungnya. Meski punya modal sebagai incumbent, tapi para pesaingnya juga punya peluang kuat untuk mendapatkan rekomendasi partai," tutup Iin.