08 August 2017 15:21 WITA

Keuntungan Andi Irwan Hamid Jika Darwis Tidak Maju

Editor: Adil Patawai Anar
Keuntungan Andi Irwan Hamid Jika Darwis Tidak Maju

RAKYATKU.COM, PINRANG - Pengamat Politik Pinrang Rahim Akil menilai, jika Muh Darwis Bastama maju, peluang Andi Irwan Hamid (AIH) memenangkan Pilkada 2018 bakal terancam. Diketahui, Darwis yang juga Wakil Bupati Pinrang belum mendapat lampu hijau dari partainya, Golkar. Ketua Golkar Pinrang ini terbentur dengan dua elite kader Golkar, Abdillah dan Usman Marham, yang juga ingin maju di Pinrang.

Menurutnya, dengan isu Darwis belum tentu maju, suara Andi Aslam Patonangi-Muh Darwis Bastama (A2P Berdarma) pilkada lalu, bakal mengarah ke Andi Irwan.

"Hanya Darwis Bastama bakal memecah suara Andi Irwan Hamid (AIH)," kata Rahim. 

Diketahui, pada Pilkada Pinrang 2013 lalu, A2P Berdarma meraih suara sebanyak 60.251, atau 31,03 persen dari total pemilih, sementara pasangan Andi Irwan Hamid–Andi Mappanyukki (Idaman) merebut suara 52.521, atau 27,05 persen.

"Loyalitas Muh.Darwis Bastama yang tersebar di sejumlah kecamatan akan kembali menyatu jika ia maju," jelasnya.

Begitu juga kata dia, loyalitas Andi Mappanyukki yang saat ini dikabarkan berpasangan Jamaluddin Jafar Jerre (JJJ) akan bermuara pada  pasangan Jamaluddin Jafar Jerre- Andi Mappanyukki.

Dia tidak menampik. Pendukung AIH tergerus pasca kekalahan di pilkada lalu, namun sejumlah pendukung calon lain pada pilkada lalu juga bergabung dengan kubu  ketua DPC partai Demokrat tersebut

"Pendukung AIH banyak yang pindah banyak juga yang datang," jelasnya.

Menurut dia, loyalitas Darwis umumnya berada di bagian utara Pinrang, ditambah beberapa spot spot massa yang tersebar di bagian selatan dan barat Bumi Lasinrang.

"Dan jika calon wakil bupati yang direkrut berasal dari bagian selatan, maka posisi Darwis bisa semakin kuat," jelasnya.

Hanya saja lanjut dia, jika Darwis tidak maju di pilkada, maka wakil Bupati Pinrang tersebut juga tidak akan mengalami kerugian.

"Apalagi jika Darwis mempersiapkan diri untuk maju di DPRD Sulsel," pungkasnya