18 August 2017 02:58 WITA

SYL: Rugi Orang Pinrang Kalau Pak Latif tak Jadi Bupati

Editor: Adil Patawai Anar
Syahrul Yasin Limpo.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kamis (18/7/2017) dini hari. Rumah jabatan (Rujab) Sekretaris Provinsi Sulsel di Jalan Sultan Hasanuddin, tiba-tiba ramai. Puluhan mobil terparkir di depan dan samping rumah bercat putih tersebut.

Sejumlah kepala dinas di lingkup Pemprov Sulsel terlihat hadir. Mereka, antara lain; Jufri Rahman, Ashari F Radjamilo, Tautoto Tana Ranggina. Demikian pula, beberapa pengusaha dan masyarakat, terkhusus masyarakat Pinrang, berkumpul. Mereka secara khusus datang memberikan ucapan selamat. 

Di ruang tengah rumah jabatan itu, terdapat sejumlah kue ultah. Tertulis, selamat ulang tahun yang ke-59. Ya, ternyata, Abdul Latif merayakan ulang tahun.

Pukul 00.15 Wita, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo tiba. Komandan,--demikian SYL akrab disapa--hadir menggunakan baju batik. Kendati dari pagi beraktivitas lantaran merayakan HUT 17 Agustus, SYL tetap semangat. 

Syahrul yang telah menorehkan 223 penghargaan selama menjabat gubernur Sulsel, secara khusus menyambangi bawahannya itu. Ia menyampaikan selamat dan sekaligus memberikan semangat.

Dalam kata sambutannya, SYL memuji Abdul Latif. Syahrul menyebut saudaranya itu (Abdul Latif, red) adalah sosok yang pekerja keras. Juga jujur. Bersih. Cerdas dan punya kemampuan dalam memimpin Pinrang ke depan.

"Kita doakan bersama agar Pak Latif bisa menjadi bupati Pinrang ke depan. Karena Pak Latif mempunyai semua syarat untuk itu," tandas Syahrul yang disambut riuh tepuk tangan ratusan warga yang hadir. Setidaknya, SYL menyebut lima syarat sebagai pemimpin. Dan itu, kata dia, semua dipenuhi Abdul Latif. 

Syahrul menegaskan, "Rugi orang Pinrang kalau Pak Latif tidak menjadi bupati. Boleh saya berpendapat kan. Itu pendapat saya."

Sementara Abdul Latif yang memberikan kata sambutannya, menyampaikan terima kasih banyak kepada Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Latif secara jujur mengungkapkan banyak menimba ilmu dari SYL. Termasuk, sangat terbantu dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

Dalam kesempatan itu, Latif juga menyampaikan terima kasih kepada keluarganya, terutama sang istri. Latif mengatakan itu lantaran sang istri memaknai tugas-tugasnya sebagai Sekprov Sulsel. 

"Kadang saya bawa berkas ke rumah. Dan saya kerja malam sampai dini hari. Dan itu, istri saya memahaminya," katanya, sambil merangkul istrinya yang disambut tawa hadirin.

Tak lupa, Latif menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini membantunya dalam menjalankan tugas-tugasnya. "Terima kasih banyak kepada semua pihak atas bantuannya sehingga tugas-tugas saya bisa terlaksana dengan baik," ungkapnya.