Kamis, 07 September 2017 17:24 WITA

Dokter Umar Mantap Maju di Pilkada Bone

Editor: Fathul Khair Akmal
Dokter Umar Mantap Maju di Pilkada Bone

RAKYATKU.COM. BONE - Dokter Umar berniat maju melawan kandidat incumben, Fahsar Padjalangi-Ambo Dalle (Tafaddal Jilid II) pada Pilkada Bone 2018 mendatang. Dokter Umar, adalah salah sorang dokter ahli bedah, sekaligus pemilik rumah sakit swasta terbesar di Kabupaten Bone.

Keseriusannya maju di Pilkada Bone 2018, dibuktikan dengan tersebarnya baliho di sejumlah titik di kota Watampone, bahkan sampai ke pelosok desa.

Meski diketahui bahwa sejumlah partai besar di Bone diprediksi akan mengusung pasangan petahana, namun hal itu tidak menjadi kendala untuknya untuk bisa ikut dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.

Dokter Umar, akan maju melalui jalur independen. Meski dikatakan sangat terlambat, namun timnya tetap optimis mengumpulkan dukungan foto copy KTP.

Juru bicara Dokter Umar, Ilham yang dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini tim pemenangannya masih sementara sibuk bekerja mengumpulkan foto copy KTP.

"Hingga hari ini saya belum update sudah berapa banyak foto copy KTP yang telah terkumpul. Namun kita tetap optimis mengumpulkan foto copy KTP dengan terget 80 ribu, tapi tidak menuntup kemungkinan nanti kita juga akan menggunakan parati jika masih ada partai yang ingin bermitra dengan kami," kata Ilham, Kamis (7/9/2017).

Lebih lanjut, dia mengatakan, dengan munculnya nama Dokter Umar, sejumlah lawan politik Andi Fahsar sudah melakukan komunikasi dengan Dokter Umar. Dan sangat merespon positif akan niatnya itu.

"Hingga hari ini sudah ada beberapa kandidat yang akan maju melawan petahana, sudah bertemu dengan pak dokter. Dan kalau masalah siapa wakilnya nanti, mungkin awal atau pertengahan Oktober kami akan publikasikan," terangnya.

Ditanya terkait anggapan yang berkembang di masyarakat, tentang Dokter Umar berniat maju, hanya sebagai calon bayangan. Karena isu yang berkembang hingga saat ini tidak ada yang berani menanatang petahana. Ilham menegaskan, Dokter Umar sama sekali tidak ada niat untuk menjadi calon bayangan.

"Kalau untuk persoalan itu memang tidak bisa dipungkiri jika masyarakat beropini demikian. Namun hingga saat ini belum ada pembicaraan sampai ke situ untuk maju sebagai calon bayangan," jelasnya,

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 15 tim yang bergerak hingga ke polosok desa untuk mengumpulkan dukungan foto copy KTP. Dan tim tersebut, sudah terbentuk sejak dua bulan lalu.