08 September 2017 22:25 WITA

None dan Appi Diperhitungkan untuk Tumbangkan Danny

Editor: Almaliki
None dan Appi Diperhitungkan untuk Tumbangkan Danny
Danny Pomanto (batik)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sejak koalisi NasDem-Golkar dipastikan terwujud dalam kontestasi Pilwalkot Makassar 2018, sejumlah figur menguat untuk jadi penantang sang petahana, Danny Pomanto.

Sebut saja, misalnya paket Rudal-Cicu ataupun Cicu-Aru yang digadang-gadang akan berduet nantinya. Meskipun demikian, Supervisor Indonesia Local Victory (ILV), Feri Pebriari menilai simulasi paket yang dimunculkan tersebut dianggap masih butuh kerja keras untuk menumbangkan sang petahana.

"Melihat potensi yang dimiliki oleh Rudal-Cicu atau Aru-Cicu, hari ini saya kira masih harus jauh didongkrak jika tidak mau memberikan pekerjaan yang lumayan berat bagi Golkar dan NasDem. Apalagi ini akan melawan petahana yang tentu sudah memiliki investasi sosial di masyarakat," jelasnya, Jumat (8-9-2017).

Namun Feri memandang, selain Rudal-Cicu/Cicu-Aru yang selama ini menguat, figur lain yang dianggap mampu untuk lebih memudahkan koalisi Golkar-NasDem dalam menumbangkan petahana, adalah Irman Yasin Limpo (None) dan Munafri Arifuddin (Appi).

Baca sebelumnya: Rudal, Cicu, atau Aru Belum Bisa Tumbangkan Danny

"Menurut saya, untuk sementara figur yang berpeluang adalah None dan Munafri Arifuddin. Mereka punya potensi yang hampir sama dengan Rudal dan Cicu," tuturnya.

Alasannya, None sudah punya investasi di Makassar karena pernah maju Pilwalkot Makassar. Sementara Appi dinilai punya basis ekonomi kuat.

Soal partai, None dan Appi memungkinkan bisa jadi alternatif Golkar dan Nasdem, karena Rudal, Cicu, dan Aru dinilai masih lemah.

Feri menilai situasi masih sangat dinamis, sehingga memungkinkan terjadinya perubahan konstelasi. Selain itu, waktu yang masih cukup lama dianggap membuat semua figur masih memiliki potensi yang sama.

"Praktis semua bisa diangkat basis elektoralnya. Tinggal diperhitungkan siapa yang memiliki potensi kekuatan sosial dan kekuatan ekonomi yang memadai," pungkasnya.