Rabu, 13 September 2017 21:59 WITA

Koalisi NasDem-Golkar di Pilkada Sinjai Sulit Terwujud

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Koalisi NasDem-Golkar di Pilkada Sinjai Sulit Terwujud
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, SINJAI - Terwujudnya koalisi NasDem-Golkar di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, tentunya memunculkan peluang koalisi tersebut diturunkan kebeberapa kabupaten/kota jelang Pilkada Serentak 2018 digelar. Namun, nampaknya koalisi ini sulit diwujudkan di Kabupaten Sinjai. 

Pasalnya, Rusdi Masse (RMS) maupun Nurdin Halid (NH) selaku pimpinan kedua partai ini, sudah memiliki jagoan masing-masing. Keduanya mendorong figur dari klan keluarganya untuk ikut bertarung. Hal tersebut memperkuat prediksi bahwa koalisi ini hampir dipastikan bakal kandas di Pilkada Sinjai.

RMS mendorong saudaranya Takyuddin Masse (TMS) yang saat ini tercatat sebagai legislator Sidrap dari Partai Gerindra. TMS bahkan sudah mengantongi rekomendasi NasDem sejak bulan Juni lalu.

Sementara itu, NH menjagokan menantunya, Andi Seto Gadysta Asapa. Seto merupakan putra dari mantan Bupati Sinjai Rudiyanto Asapa.

"Partai Golkar mendukung penuh Andi Seto untuk maju menjadi Bupati Sinjai. Mari bekerja, sebab percuma survei tinggi kalau tidak didukung dengan kerja keras," tegas Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid belum lama ini.

Golkar sendiri belakangan ini santer dikabarkan akan menduetkan kadernya sendiri di Pilkada Sinjai. Berhembus kabar, Andi Seto akan diduetkan dengan putra Ketua Harian Golkar Sulsel Moh Roem, Mizar Roem, yang juga Mantan Ketua KNPI Sulsel.