15 September 2017 19:48 WITA

Pilgub Sulsel 2018

Format Dukungan Jalur Perseorangan IYL Bermasalah

Editor: Mulyadi Abdillah
Format Dukungan Jalur Perseorangan IYL Bermasalah
Foto: Dok/Rakyatku

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Format dukungan jalur perseorangan Ichsan Yasin Limpo (IYL) yang sudah dipersiapkan sejak awal tahun 2017 untuk Pilgub Sulsel, rupanya bermasalah. 

Format dukungan yang diklaim sudah mencapai 1 juta lebih itu tidak menyertakan nama Andi Mudzakkar sebagai calon wakil gubernur sesuai PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan. Dukungan itu memang sudah digalang sebelum pengumuman pasangan IYL.

Dalam dukungan IYL tersebut, cuma menyertakan form yang menyatakan, bahwa pendukung tak mempermasalahkan siapapun pasangan IYL yang dipilih. 

"Saat penyerahan dukungan nantinya, itu sudah harus lengkap tertulis nama pasangannya. Bisa saja Pak IYL mengumpulkan dukungan sekarang tanpa mencantumkan nama pasangannya. Akan tetapi nanti pada saat penyerahan sudah harus ada nama pasangannya," ucap Komisioner KPU Sulsel Divisi Hukum, Khaerul Mannan, Jumat (15/9/2017). 

Dijelaskan, format dukungan yang dimiliki IYL bisa ditaktisi dengan mencantumkan nama calon pasangannya dan tidak perlu pengumpulan ulang. "Kan tinggal ditulis nama calon wakilnya. Intinya formatnya harus sesuai dengan PKPU pada saat diserahkan nantinya," urai Khaerul.

Berdasarkan rapat pleno KPU Sulsel, bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang ingin maju lewat jalur perseorangan di Sulsel minimal mengantongi butuh 480.060 dukungan KTP. Jumlah itu berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2014, Pilkada Serentak 2015 dan 2017 dari 4,6 jiwa penduduk pemilih se Sulsel. Hitungan tersebut diambil dari persyaratan 7,5 persen dari total DPT.

Verifikasi dukungan itu terdiri tiga tahapan. Yaitu verifikasi jumlah minimal dukungan dan persebarannya, verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

"Kalau sekarang KPU akan melakukan verifikasi faktual ke rumah pendukung, kalau yang bersangkutan tidak ada di rumahnya bisa verifikasi lewat video call," demikian Khaerul.

Terpisah, Juru Bicara IYL, Risky Vatmala Passalo menuturkan, jauh sebelum ada format baru untuk perseorangan, pihaknya sudah melakukan penggalangan dukungan dengan mengacu pada format yang diterapkan di pilkada sebelumnya.

"Setelah terkumpul lebih satu juga dukungan warga untuk jalur perseorangan, tiba-tiba ada format baru yang mau diterapkan jelang tahapan untuk jalur perseorangan. Tentu kita bertanya-tanya ini ada apa? Kok waktunya mepet?," kata Key.

Meski demikian, pihaknya sudah melakukan antisipasi. Seperti mendatangi kembali warga yang sudah memberikan dukungan untuk menyesuaikan dengan format baru yang diterapkan.

Sekadar diketahui, pasangan IYL-Cakka menyiapkan dua opsi untuk melenggang sebagai kontestan Pilgub Sulsel. Selain jalur perseorangan, IYL-Cakka sudah menggenggam rekomendasi dari PAN dan PPP. Dua partai lainnya yang turut diincar adalah Gerindra dan Hanura demi memenuhi syarat pencalonan.