20 September 2017 23:55 WITA

Ismunandar: Jika Diminta, Saya Siap Dampingi Danny

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ismunandar: Jika Diminta, Saya Siap Dampingi Danny
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Makassar, mendampingi Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 2018 mendatang.

Bahkan, Ismunandar mengaku rela meninggalkan status Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini disandangnya, untuk ikut bertarung mendukung Danny, yang notabene merupakan atasannya di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

"Jika diminta pimpinan, saya siap maju. Apalagi saya selama ini Pak Wali selalu mendorong semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Jadi bukan hanya saya, tapi semuanya, untuk bisa dilihat siapa-siapa yang polingnya tinggi dan bisa dipilih untuk mendampingi beliau," kata Ismunandar pada Rakyatku.com, Rabu (20/9/2017).

Ismunandar menambahkan, Danny Pomanto juga selalu mengungkapkan, kemungkinannya memilih wakil dari kalangan birokrat dalam Pemilihan Wali Kota Makassar (Pilwalkot) 2018.

Pria yang dilantik sebagai Kepala Disdik Makassar pada 29 Desember 2016 lalu ini menambahkan, peluangnya untuk terpilih cukup besar. Pasalnya, pemilihan ini dilakukan berdasarkan survei dari masyarat. Ditambah lagi dengan dukungan dari bawahannya di jajaran Disdik Makassar, serta guru-guru, yang diyakini akan berpihak kepadanya.

"Kami yakin mampu mendapat survei tinggi. Hal ini sebagai dasar bagi masyarakat, agar dapat mengetahui bahwa memilih pasangan Danny Pomanto, adalah pilihan tepat," ucapnya.

Menurutnya, sudah saatnya guru mencatat sejarah baru dengan adanya yang mewakili dan maju di kompetisi Pilwalkot. Sebab belum ada di sejarah bahwa calon yang maju Pilwalkot, merupakan perwakilan guru.

"Kalau dipilih Pak Wali sebagai wakil beliau di Pilwalkot, saya siap maju. Saya juga sangat siap, jika suatu saat nanti beliau memilih orang lain. Kami akan maju mendampingi, menjadi juru kampanye," pungkasnya.