04 October 2017 12:31 WITA

Jelang Pilkada Jeneponto, Jumlah Pemilih Pemula Meningkat 12 Persen

Editor: Adil Patawai Anar
Jelang Pilkada Jeneponto, Jumlah Pemilih Pemula Meningkat 12 Persen
Syamsuddin.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Komisioner KPUD Jeneponto, Divisi Sosialisasi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Pemilu (Parmas), Syamsuddin mengatakan, jelang Pilkada 2018 mendatang, peningkatan jumlah pemilih meningkat 12 persen sampai 20 persen. Peningkatan ini berasal dari pemilih pemula, pensiunan TNI, Polri, dan lainnya.

Ia menjelaskan, jumlah pemilih pemula pada 2018 mencapai 12 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 291.627 orang. Sehingga estimasi peningkatan jumlah pemilih pemula, mencapai 35 ribu jiwa yang tersebar di 11 kecamatan di Jeneponto. 

"Berdasarkan data yang kami peroleh di Disdukcapil, jumlah pemilih pemula itu mencapai 12 persen secara keseluruhan dari DPT Pilpres 291. 627 orang. Pemilih pemula dari umur 17 tahun hingga 18 tahun di tingkat pelajar. Untuk 11 Kecamatan itu ada kurang lebih 35 jiwa se Jeneponto," jelas Syamsuddin kepada Rakyatku.com, Rabu (4/10/2017).

Pihaknya mengaku  masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah-sekolah, agar tidak ada golput dalam pilkada Jeneponto 2018. Data ini baru belum akurat karena pihak KPU belum melakukan validasi data. 

"Sosialisasi kita sudah jalan, semoga dapat meningkat partisipasi masyarakat kedepan untuk menjadi pemilih cerdas. Jadi, saya sampaikan bahwa data yang diperoleh itu belum akurat di capil masih naik turun karena pengguna E-KT belum dibenahi secara keseluruhan," jelas Syamsuddin.