05 October 2017 15:23 WITA

KPU Luwu Launching Maskot Pilkada 2018

Editor: Fathul Khair Akmal
KPU Luwu Launching Maskot Pilkada 2018

RAKYATKU.COM, LUWU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu, resmi meluncurkan Pilkada Serentak 2018, di Halaman kantor KPU Luwu, Jalan Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran, Kamis (5/10/2017).

Pada kegiatan tersebut, KPU Luwu juga melaunching I Lakopi, maskot resmi Pilkada Luwu 2018. Launching ini juga ditandai dengan penandatangan MoU dengan 9 intansi dan pelepasan 22 ekor burung merpati.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Luwu, Abd Thayyib mengatakan, pemilihan bupati dan wakil bupati Luwu 2018 dibagi menjadi empat tahapan. Pertama adalah perencanaan, persiapan, pemilihan, dan penghitungan. 

"Dimana dalam tahapan perencanaan Pilkada, KPU Luwu banyak dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Luwu, dalam hal ini Bupati Luwu, terkait NPHD atau perencanaan penganggaran berkat bantuan itu bisa berjalan sesuai dengan harapan kami," ujarnya.

Sambung Thayyib, semua unsur dan stake holder diharapkan turut memberikan sarana dan masukan, agar nantinya dalam pelaksanaan Pilkada terutama rekrutmen PPK dan PPS dapat memilih orang yang benar memiliki kompetensi dan netral dalam menjalankan tugasnya.

"Ke depannya yang ingin kita capai dan kami harapkan agar penyelenggaraan Pilkada sukses dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban, kami harapkan dalam pelaksanaan Pilkada ini berlangsung dengan baik, dan kami dari KPU dalam pelaksanaan harus bersifat netral," katanya.

"Kedepan semua unsur dapat membantu dalam pelaksanaan Pilkada agar dapat berlangsung dengan kondusif dan jujur," tambah Thayyib.

Sementara itu, Komisioner KPU Sulsel, Khaerul Mannan mengatakan, kalau KPU Luwu sudah siap dalam melaksanakan semua tahapan Pilkada 2018. Dimana dalam hal ini KPU Provinsi, mengajak agar semua unsur membangun satu bangunan yang kuat dalam melaksanakan Pilkada yang berkualitas dan berintergritas. 

"Pilkada 2018 merupakan Pilkada serentak gelombang ketiga yang telah dilaksanakan. Dimana di Sulawesi Selatan akan melaksanakan Pilkada di 12 kabupaten/kota. Mari kita bangun Pilkada yang berintegritas, dimana untuk mencapai integritas ini perlu itegritas dari penyelenggara, integritas dari para partai politik, dan masyarakat,"ucapnya.

Sementara itu, Bupati Luwu, Andi Mudzakkar mengatakan, yang paling diharapkan adalah netralitas penyelengga Pilkada.

"Kami harapkan bantuan dari Dandim dan Kapolres agar membantu dalam rangka menciptakan suasana kondusif menjelang Pilkada Luwu 2018. Walaupun saya akan ikut berpartisipasi dalam Pemilu Provinsi namun saya akan tetap berusaha untuk netral dalam menjalankan tugas," jelas Bupati Luwu dua periode ini.