10 October 2017 23:50 WITA

Nurdin Abdullah Sebut PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat

Editor: Fathul Khair Akmal
Nurdin Abdullah Sebut PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat
Nurdin Abudllah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bakal calon gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) mengaku sudah mencukupkan koalisi parpol yang akan mengusungnya bersama Andi Sudirman Sulaiman (ASS).

"Kalau partai kita Insya Allah sudah cukup untuk mendaftar. Yang fix kan seperti yang banyak disebut di media itu seperti PDIP, PAN, PKS dan terbaru Ketua DPD Gerindra Sulsel Pak Idris juga sudah menyatakan isyarat untuk bergabung dengan kita," ujarnya ketika ditemui Rakyatku.com di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (10/10/2017).

Disinggung mengenai peluangnya mendapatkan rekomendasi dari partai Demokrat, NA mengaku bersyukur jika memang namanya banyak disebut-sebut sebagai calon kuat untuk diusung oleh partai berlambang mercy tersebut.

"Alhamdulillah kalau nama saya masuk di Demokrat. Saya kan sudah mengikuti mekanisme yang ada, mulai dari pengambilan formulir, melakukan pendaftaran, mengikuti fit dan ikut simposium," jelas bupati Bantaeng dua periode ini.

Nurdin Abdullah menyambut kedatangan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (10/10/2017). 

Diketahui, DPP Partai Demokrat akan mengumumkan figur yang bakal diusung di Pilgub Sulsel, Rabu 12 Oktober, besok.

Meskipun berpeluang diusung oleh banyak partai, NA yang juga Bupati Bantaeng dua periode tersebut mengaku selama ini tidak pernah mengklaim partai manapun untuk mengusung dirinya. Menurutnya, dia hanya fokus untuk berusaha sesuai dengan prosedur yang ada, dan diiringi dengan doa.

"Yang mendukung kita itu-kan baru pasti kalau surat rekomendasi itu sudah ada di tangan kita. Kita tunggu SK dari ketua partainya baru bilang. Jangan seakan-akan saya merebut PAN misalnya, padahal saya diam-diam saja dikasih partai," tandasnya.

Menurut NA, yang terpenting baginya adalah komitmen soal pengabdian. "Partai itu adalah jembatan yang akan mengantarkan kita, tapi yang lebih penting adalah persiapan program lima tahun ke depan supaya ada perubahan. Jadi saya selain urus partai, juga fokus menyusun program. Saya kira Pak SYL sudah mengantar Sulsel menjadi salah satu provinsi terbaik di Indonesia, hal ini mesti kita pertahankan dan tingkatkan kedepannya," urainya. 

Mengenai agenda deklarasi yang akan dihelat pada tanggal 22 Oktober 2017 mendatang, NA mengaku sementara menunggu kepastian dan masukan dari parpol pengusungnya.

"Intinya pada tanggal 22 Oktober itu adalah deklarasi untuk maju dan deklarasi pasangan. Mengenai deklarasi dukungan partai atau penyerahan surat rekomendasi sementara ini baru kita komunikasikan ke partai apakah dirangkaikan atau tidak. Intinya adalah mari jadikan Sulsel sebagai model atau contoh Pilkada terbaik di Indonesia," pungkasnya.