12 October 2017 13:32 WITA

Sudirman Sulaiman Tak Ingin Keluarga Kecilnya Diusik Politik

Editor: Almaliki
Sudirman Sulaiman Tak Ingin Keluarga Kecilnya Diusik Politik
Sudirman (berkemeja putih) saat menyambangi Rakyatku.com

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Andi Sudirman Sulaiman merupakan anak ke-11 dari 12 bersaudara. Lahir di Bone tahun 1983, rupanya tak membuat Sudirman sempat terpikir akan terlibat dalam dunia politik.

Ya, nama Sudirman Sulaiman mencuat ke publik beberapa pekan belakangan, lantaran dipinang oleh Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah untuk maju sebagai kontestasi pada Pilgub Sulsel 2018.

"Saya tidak pernah berpikir mau bagaimana-bagaimana (jika terpilih jadi wakil gubernur). Saya hanya akan laksanakan tugas saya sebagai wakil. Kalau soal kebijakan pemerintahan dan politik, biar Pak Nurdin Abdullah. Kalau saya, sisa eksekusinya saja. Kalau mau mengerjakan strategi dan menjalankan visi-misi, saya mampu. Tapi kalau kebijakan dan politik, itu urusannya Pak Nurdin," tutur Sudirman, saat berbincang di kantor Rakyatku.com, Jalan Pelita Raya, pada Kamis (12/10/2017) siang.

Menjadi adik dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, juga tak membuat dirinya harus angkuh. Katanya, meski sang kakak merupakan pesohor di negeri ini, bukan berarti dia harus memanfaatkan jabatannya.

"Saya itu nanti ke rumahnya Pak Amran (di Jakarta) kalau dipanggil. Bahkan kalau mau makan, nanti dipersilakan atau minta izin dulu mau makan, baru makan. Jadi tidak asal buat saja di sana," kisahnya sesekali tersenyum.

Soal keluarga, lelaki yang sebelumnya bekerja di perusahaan asing ini, rupanya tidak mau semua urusan rumah tangganya dikenal publik. Utamanya soal istri dan anaknya yang bisa saja dikaitkan dengan urusan politik.

"Saya punya satu istri, tiga orang anak. Jadi bukan tiga istri, satu orang anak," seloroh Sudirman, yang disambut gelak tawa oleh kru Rakyatku.com, dan tim yang mendampinginya.

Alasannya, lelaki yang hobi bermain futsal ini diamanahkan oleh sang istri, untuk tidak menyeret urusan pribadinya ke ranah politik. "Istri saya tinggal di Jakarta. Pesannya begitu. Jadi mohon maaf kalau saya tidak bisa buka semua soal keluarga kecil kami," tuturnya.

Terakhir, untuk urusan politik ke depan, ia mengaku tak ingin mengomentari ataupun menanggapi hal-hal yang menyangkut kandidat lain.

"Saya hanya mau fokus di tim internal saja. Biarkan kami buat strategi dan bagaimana kerja-kerja tim bisa berjalan optimal. Karena bagi saya ini bukan kompetisi, tapi bagaimana bisa kita bersama membangun Sulawesi Selatan lebih baik ke depan," pungkas lelaki berjanggut ini.

Tags