12 October 2017 19:23 WITA

Cerita Danny Pomanto Soal Duo Indira

Editor: Mulyadi Abdillah
Cerita Danny Pomanto Soal Duo Indira
Danny Pomanto

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pilwalkot Makassar 2018 mulai diwarnai kejutan. Sang petahana, M Ramdhan 'Danny' Pomanto menggaet Indira Mulyasari Paramastuti sebagai pasangannya. 

Sungguh di luar prediksi. Maklum, nama Indira Mulyasari Paramastuti sebelumnya nyaris tak pernah menjadi bahan perbincangan di warung kopi. 

Namun, Indira punya investasi politik di Makassar. Ia adalah srikandi NasDem Makassar yang menjabat Wakil Ketua DPRD Makassar. Ibu tiga anak, lahir di Makassar pada 1 November 1983 silam.

 

Danny Pomanto dan Indira Mulyasari Paramastuti

Bila tak ada aral, Danny akan punya 'duo Indira' dalam perjalanan hidupnya. Keduanya sama-sama berhijab. Indira yang pertama adalah pasangan sehidup semati Danny Pomanto. Nama lengkapnya Indira Yusuf Ismail. 

Danny, sapaan Ramdhan Pomanto mengungkapkan, pemilihan Indira Mulyasari Paramastuti tak lepas dari peranan sang istri. Dikisahkan, nama Indira Mulyasari Paramastuti pertama kali tersirat dalam benaknya saat ia dan istrinya berada di Singapura pada dua pekan lalu. Kala itu, Danny berada di Singapura untuk menerima penghargaan Internasional Mayor of The Year.

"Sehabis salat maghrib, saya dan istri berbincang-bincang, tentang sosok manakah yang kira-kira bisa membantu saya melanjutkan hubungan internasional yang kini sudah terbangun. Istri saya kemudian berkata bahwa wakil saya harus perempuan," ungkap Danny, mengawali wawancara dengan awak media, Kamis (12/10/2017).

Sang istri tercinta, mengusulkan tiga nama. Namun, Danny enggan menyebut dua nama lainnya. Dari tiga nama itu, Danny lebih kepincut dengan Indira Mulyasari Paramastuti.

Danny Pomanto dan Indira Jusuf Ismail

Menurutnya, Indira merupakan sosok yang pas untuk mendampinginya dalam Pilwalkot Makassar. Pasalnya, selain tidak memiliki resistensi, Indira juga dikenal sebagai wanita rendah hati, pekerja keras, memiliki loyalitas tinggi, tutur kata yang baik, dan sangat dicintai masyarakat.

"Berdasarkan hasil survey yang dilakukan tujuh lembaga, saya diarahkan untuk tidak memilih orang yang memiliki resistensi, karena masyarakat ternyata lebih suka kalau saya maju sendiri. Tapikan tidak mungkin, jadi saya memilih sosok yang jelas bisa mendukung saya dalam memimpin Kota Makassar," demikian Danny.

Sebelumnya, Indira Mulyasari Paramastuti masih enggan berspekulasi soal 'pinangan' Danny di kontestasi Pilwalkot Makassar 2018.

"Saya serahkan keputusan ini kepada partai. Tapi mudah-mudahan kalau ini jalan Allah, tentu juga akan kita jalani. Tapi saya akan kembalikan kepada partai," ucap Indira.

Terlepas dari keputusan partai, saat ditanya niatan pribadinya ikut dalam gelanggang konstelasi politik ke depan, Indira berserah diri. "Insya Allah kalau ini jalan Allah, saya harus jalani," tegasnya.

Seperti diketahui, NasDem sejak lama telah mengumumkan akan mengusung Ketua NasDem Makassar, Andi Rachmatika Dewi. Bahkan, saat ini juga telah terbangun opini, bahwa NasDem dan Golkar akan mengusung pasangan penantang buat Danny.