Selasa, 07 November 2017 17:18 WITA

Pekan Ini Judas Kantongi Rekomendasi PKB

Editor: Almaliki
Pekan Ini Judas Kantongi Rekomendasi PKB

RAKYATKU.COM, PALOPO - Setelah sebelumnya kandidat petahana Wali Kota Palopo, Judas Amir, mengamankan beberapa rekomendasi partai politik yakni Nasdem, Golkar, PDIP, Demokrat, dan PBB.

Kini giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) rencananya juga akan ikut memperkuat barisan JA. Bahkan dijadwalkan, pekan ini rekomendasi PKB yang mengontrol tiga kursi tersebut, akan diserahkan.

Dikonfirmasi, Ketua DPC PKB Kota Palopo, Dahri Suli, menyatakan SK pencalonan JA sudah dikeluarkan DPP PKB yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, dan Sekjen DPP PKB.

"Insyaallah, kalau tidak ada kendala, SK-nya diserahkan dalam pekan ini. Bisa saja besok (Rabu, 8 November) atau lusa, tergantung kesiapan Beliau (HM Judas Amir)," kata Dahri Suli kepada wartawan, Selasa (7/11/2017).

Menurut Dahri Suli, dengan terbitnya SK rekomendasi pencalonan PKB tersebut, maka seluruh pengurus dan kader PKB di Kota Palopo, siap memenangkan JA.

Ketika ditanyai perihal apakah SK rekomendasi PKB tersebut sudah memaketkan HM Judas Amir dengan calon wakilnya, Dahri menyebutkan, DPP PKB hanya mengeluarkan SK rekomendasi tunggal. 

"Belum ada wakilnya, tetapi SK rekomendasi PKB tersebut sudah final untuk mengusung M Judas Amir sebagai calon wali kota pada Pilkada Palopo 2018," jelas legislator dua periode DPRD Kota Palopo ini.

Untuk diketahui, sejumlah partai politik pemilik kursi di DPRD Palopo telah mengeluarkan rekomendasi pencalonan kepada Judas. Di antaranya Partai Golkar 4 kursi, Partai Nasdem 2 kursi, Partai Demokrat 3 kursi, PDIP 3 Kursi, PBB 1 kursi. Dengan bergabungnya PKB, praktis JA kini secara resmi telah mengantongi 16 kursi. 

Beberapa waktu lalu, Juru bicara JA, Astamanga Azis mengungkapkan, ada 23 kursi yang bergabung dalam barisan JA. Soal mengapa belum diserahkan, diakuinya, karena masih berproses di DPP masing-masing partai. Rekomendasi tersebut masih menunggu paket JA. 

Hingga saat ini, partai yang belum memiliki usungan adalah Gerindra (3), PPP (1), dan PKS (1). Adapun Hanura, pemilik dua kursi, sudah menyerahkan rekomendasi ke pasangan Ome-Budi Sada.

Sementara PAN (2) menyerahkan surat tugas kepada Basiruddin untuk menggenapkan 5 kursi sebagai syarat untuk pencalonan di pilkada. PPP dan PKS disebut-sebut juga akan merapat ke JA. Sedangkan surat tugas PAN, bisa saja dicabut jika Basiruddin tak mampu menggenapkan koalisinya.