Rabu, 08 November 2017 07:30 WITA

PPP Belum Jamin Rekomendasi Jelang Deklarasi Danny-Indira

Editor: Fathul Khair Akmal
PPP Belum Jamin Rekomendasi Jelang Deklarasi Danny-Indira
Danny dan Indira.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PPP rupanya masih berpikir untuk menyodorkan surat keputusan resmi untuk mengusung Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (Danny-Indira) pada Pilwalkot Makassar 2018.

Keraguan PPP bukan tanpa alasan. Meski, PPP sebelumnya telah menyerahkan surat tugas buat Danny Pomanto, untuk mencari kecukupan dukungan parpol dan calon wakil.

"PPP masih mempertimbangkan efek politik dan efek elektoralnya apabila Pak Danny benar-benar mengambil Ibu Indira menjadi wakil beliau," terang Wakil Ketua Bappilu DPW PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin, saat dikonfirmasi pada Selasa (7/11/2017).

Bukan tanpa alasan. Indira yang juga merupakan kader NasDem, dianggap sebagai penantang nantinya buat Danny di perhelatan politik ke depan. Sebab, NasDem hampir pasti mengusung kadernya untuk menjadikan penantang Danny, yaitu Andi Rachmatika Dewi.

PPP Belum Jamin Rekomendasi Jelang Deklarasi Danny-IndiraApalagi, lanjut Rizal, diusulnya nama Indira untuk digandeng sebagai wakil dari Danny, tanpa sepengetahuan PPP sebagai parpol yang telah mengarahkan dukungannya.

"Kemarin saya ketemu Pak Ketua DPW, Pak M Aras, tidak pernah PPP diajak bicara. Tidak tahu kalau di tingkatan DPC, tidak ada laporan juga ke wilayah," ungkapnya.

Makanya, Rizal menyatakan, hingga kini PPP masih mengarahkan dukungannya kepada Danny Pomanto, namun belum sepasang dengan wakil yang diambil oleh Danny, yakni Indira. 

"Tapi kami akan memberikan early warning jika nantinya Pak Danny mengambil wakil yang akan mendegradasi elektabilitas beliau. PPP ingin menang pilwalkot bersama Pak Danny," tegasnya.

Ditanya perihal, kemungkinan PPP akan mengarahkan dukungan, jika tetap Danny ngotot menggandeng Indira, Rizal tak mau memastikan.

"Berubah atau tetap itu keputusan DPP PPP. Kami DPW hanya memberikan referensi dan kajian politik," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Danny berencana akan menempuh jalur perseorangan, jika hingga deklarasi yang direncanakan pada 22 November mendatang, belum ada parpol yang menyerahkan rekomendasi resmi. Ia juga mengklaim, saat ini memiliki modal dukungan KTP sebanyak 500 ribu untuk digunakan jalur perseorangan kelak.