Rabu, 08 November 2017 14:17 WITA

Mantan Dirut PDAM Bantaeng Aktif Sosialisasikan IYL-Cakka di Medsos

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Mantan Dirut PDAM Bantaeng Aktif Sosialisasikan IYL-Cakka di Medsos
Mantan Direktur Utama PDAM Bantaeng, Andi Nurjaya Yakob berfoto Salam Punggawa.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dukungan tokoh asal Kabupaten Bantaeng ke pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) terus mengalir. Terbaru, mantan Direktur Utama PDAM Bantaeng, Andi Nurjaya Yakob yang berada di barisan "Mr Komitmen".

Sebelumnya, keluarga dekat Nurdin Abdullah, Karaeng Joni beserta tokoh masyarakat asal Butta Toa itu mengalihkan dukungan ke IYL-Cakka. Karja, sapaan akrab Andi Nurjaya Yakob, menegaskan dukungannya melalui akun facebooknya. 

Eks bawahan Nurdin Abdullah ini, selain menuliskan status bentuk dukungan, juga mengganti foto profilnya dengan latar gambar Ichsan. "Tiada yang lain Punggawa di hati ku," tulisnya, seperti yang terlihat di akun facebooknya, Rabu (8/11/2017).

Andi Nurjaya juga terang-terangan melakukan Salam Punggawa atau salam yang diidentikkan dengan IYL-Cakka. Karja mengabadikan momen dukungannya itu, saat bertandang ke posko pemenangan IYL-Cakka, "Rumah Kita" di Jalan Hertasning, belum lama ini.

Mantan Dirut PDAM Bantaeng Aktif Sosialisasikan IYL-Cakka di MedsosSebelumnya, Karaeng Joni yang tak lain sepupu NA, memboyong sejumlah tokoh masyarakat asal Bantaeng untuk bertemu dengan IYL di Makassar. Dalam silaturahmi ini, Karaeng Joni yang sebelumnya adalah salah satu pentolan tim grassroot NA, menyatakan komitmennya untuk mendukung Punggawa Macakka.

Alasannya, IYL-Cakka sangat memegang komitmen. Bahkan, di saat tersudut sekali pun, Punggawa, julukan yang disematkan ke IYL, pantang untuk lari dari komitmen atau meninggalkan pasangannya.

Menurut Karaeng Joni seorang pemimpin, harus satu kata dan perbuatan. Bukan justru hanya karena ambisi, lalu bersikap "plin-plan" atau menghianati komitmen yang terbangun. Sebab jati diri orang Bugis-Makassar, apalagi calon pemimpin, yakni "taro ada, taro gau."