Rabu, 15 November 2017 13:59 WITA

Dualisme PPP Jelang Pilgub Sulsel, KPU Tak Mau Pusing

Editor: Mulyadi Abdillah
Dualisme PPP Jelang Pilgub Sulsel, KPU Tak Mau Pusing
Iqbal Latif.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - KPU Sulsel tak mau ambil pusing perihal konflik internal yang terjadi di PPP jelang Pilgub Sulsel 2018. Diketahui, PPP kembali diterpa isu dualisme lantaran mengeluarkan dua rekomendasi berbeda.

Kubu Djan Faridz telah mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar. Sementara, kubu Romahurmuziy malah menerbitkan SK untuk pasangan lain, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar.

Ketua KPU Sulsel, Iqbal Latif menegaskan, pihaknya tidak pernah mau mencampuri urusan tersebut. Yang pasti, katanya, KPU hanya akan mengesahkan kandidat yang dinyatakan sah di mata hukum.

"Yang sah itu yang ada SK Kemenkumham-nya. Kalau pada saat pendaftaran lalu diverifikasi, tidak bisa membuktikan ada SK dari Kemenkumham, tentu tidak kami terima. Karena berdasarkan aturan, partai yang sah itu harus ada legalitas dari kementerian yang membawahi," jelas Iqbal, saat dikonfirmasi via telepon pada Rabu (15/11/2017).

Untuk itu, dia hanya berharap, segala bentuk persyaratan administratif yang telah ditetapkan, mesti dipersiapkan oleh tiap pendaftar maupun partai pengusung. 

"Dan kalau mau tahu lebih lengkap dan rinci, silakan berkoordinasi dengan KPU selaku pihak penyelenggara," kata akademisi Unhas tersebut.