Rabu, 15 November 2017 19:04 WITA

16 Relawan Bentuk Forum Komunikasi Prof Andalan

Editor: Almaliki
16 Relawan Bentuk Forum Komunikasi Prof Andalan
Deklarasi Forkom di Cafe & Resto Kedai Kita, Jalan Landak Lama, Makassar, pada Rabu (15/11/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ada 16 komunitas relawan bakal calon gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, membentuk organisasi Forum Komunikasi (Forkom) Prof Andalan. Forkom dideklarasikan di Cafe & Resto Kedai Kita, Jalan Landak Lama, Makassar, pada Rabu (15/11/2017).

Beberapa relawan yang tergabung dalam Forkom tersebut, antara lain: PakkabajiNA, GerhaNA, KreatifNA, PandawaNA, AganNA, PejuangNA, Sri Kandi NA, Kartini NA, Daeng NA.

Dalam sesi jumpa pers, juru bicara Forkom Prof Andalan, Bahmid Wijaya, mengatakan Forkom ini merupakan relawan yang bersiap untuk memenangkan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman yang berjargon Prof Andalan.

Forkom ini dibentuk untuk menjadi wadah komunikasi untuk menyatukan seluruh jaringan relawan yang telah ada.

"Forum komunikasi relawan adalah wadah untuk menyatukan persepsi gerakan dan program dalam rangka memenangkan Prof Andalan," kata lelaki yang akrab disapa Bams tersebut.16 Relawan Bentuk Forum Komunikasi Prof Andalan

Ditegaskan pula, Forkom merupakan organ yang bergerak di luar kerja-kerja parpol pengusung Prof Andalan. "Kita juga membuka ruang bagi siapa pun yang mau tergabung dalam Forkom ini," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forkom Prof Andalan, Beny Iskandar, menjelaskan perihal rencana strategi pergerakan yang akan diperintahkan kepada semua struktur relawan. Beny mengaku, hingga saat ini belum mempersiapkan strategi apapun. Dia hanya memberikan kebebasan kepada semua kelompok relawan untuk berkreasi.

"Kita sudah jalan, kita sudah menggalang suara. kalau kerja relawan kita tidak lalui ini, karena bawa bendera masing-masing," ucapnya.

Dia melanjutkan, hal utama yang akan dia lakukan adalah membangun soliditas antarsesama jaringan relawan. "Yang kami usung sekarang, kita solid dulu. Ketika kita solid dalam satu forum, pasti pekerjaannya di lapangan akan lebih gampang," pungkasnya.