Minggu, 19 November 2017 19:44 WITA

Peneliti dari Cornell University Puji Nurdin Abdullah

Editor: Almaliki
Peneliti dari Cornell University Puji Nurdin Abdullah
Nurdin Abdullah

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Peneliti Komunikasi Politik dari Cornell University, New York, USA dan Radboud University, Nijmegen, Netherlands, Effendi Gazali mengaku sangat mengagumi ketokohan Nurdin Abdullah, baik sebagai seorang akademisi (Guru Besar Universitas Hasanuddin, red), maupun sebagai tokoh publik di Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bantaeng Sulsel dua periode.

Baginya, Nurdin Abdullah bukan hanya seorang guru besar, tetapi sebuah nama besar yang mampu membangun daerah yang dipimpinnya. Ketokohan Nurdin Abdullah bisa dilihat dari rekam jejaknya selama memimpin Bantaeng.

"Barangkali dia hanya kurang diangkat oleh media nasional dan tidak menjadi 'media darling', sehingga sepak terjangnya secara nasional kurang diketahui," ujar Effendi, seperti rilis yang diterima Rakyatku.com, pada Minggu (19/11/2017).

Effendi juga mengatakan, nama Nurdin Abdullah memang kalah dibanding tokoh-tokoh nasional lain yang melejit karena faktor pemberitaan media. Namun, dalam hal prestasi serta kemampuannya membuat terobosan kebijakan yang bernas dan berpihak pada rakyat, menjadikan Nurdin Abdullah seorang tokoh yang sangat dicintai masyarakat di daerah yang dipimpinnya.

"Kemampuannya dalam hal memahami orang miskin dan upayanya mengangkat harkat dan kesejahteraan rakyat kecil, Nurdin Abdullah berdiri di garda depan. Keberpihakannya pada rakyat kecil sangat mengagumkan," kata Effendi.

Peneliti dari Cornell University Puji Nurdin Abdullah

Menurut Effendi, selama kepemimpinannya di Bantaeng dua periode, Nurdin Abdullah mampu membawa daerah tersebut dari daerah yang tergolong tertinggal menjadi daerah yang sangat diminati investor.

Pembuktian kinerja brilian ini, kata Effendi, bukan hanya dilihat dari pembangunan fisik, namun juga pembangunan sumberdaya manusia yang berjalan simultan serta saling menguatkan.

"Di sini, Nurdin Abdullah telah membuktikan bahwa membangun daerah bukan berarti lebih banyak membangun fisik semata. Namun, semuanya harus selaras dengan pembangunan manusia. Dan yang terpenting, keberpihakannya pada nasib rakyat miskin menjadi prioritas kebijakannya," ujarnya.

Effendi menambahkan, dalam hal mengemban amanah, Nurdin Abdullah mempunyai magnet tersendiri yang tidak dimiliki tokoh-tokoh lain di negeri ini.

"Lihatlah perjalanannya dalam menjawab amanah yang diberikan dan bagaimana menggunakan kuasa, dengan cara yang sangat manusiawi dan humanis. Dekat dengan rakyat dan memahami keinginan terdalam masyarakat yang dipimpinnya," pungkasnya.