Selasa, 21 November 2017 23:02 WITA

Filosofi Sandal Jepit dari Sudirman Sulaiman

Editor: Fathul Khair Akmal
Filosofi Sandal Jepit dari Sudirman Sulaiman
Andi Sudirman Sulaiman ketika berkunjung ke desa-desa di Wajo, Selasa (21/11/2017).

RAKYATKU.COM, WAJO - Kesederhanaan itu selalu terpancar dalam keseharian bakal calon wakil gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Betapa tidak, tanpa sungkan-sungkan, cawagub dari paket Prof Andalan ini terlihat memakai sandal jepit dalam berbagai kegiatan sosialisasinya di daerah-daerah. 

Dengan menggunakan sandal jepit Andi Sudirman Sulaiman berbaur dengan warga desa. Berbincang-bincang ringan dan bahkan lebih banyak mendengarkan dibanding berbicara.
“Masyarakat itu sudak capek dijanji tapi nol dalam pelaksanaannya nanti ketika para pejabat itu terpilih. Jadi lebih baik mendengarkan apa keinginan masyarakat dan kemudian melaksanakannya dalam bentuk kerja nyata," ujarnya ketika berkunjung ke desa-desa di Wajo, Selasa (21/11/2017), dalam rilisnya.

Menurutnya, pejabat itu pelayan masyarakat. Apalagi, kata Andi Sudirman, seorang pejabat itu tidak identik dengan memakai sepatu mengkilap, tapi dari hasil kerja nyatanya. Pejabat pun boleh memakai sandal jepit agar tak ada jarak dengan masyarakat

“Saya ingin ke depan pejabat itu bukan seperti ’raja’. Pejabat itu bisa juga memakai sandal jepit, karena bagaimana mereka bisa empati dengan masyarakat miskin jika mereka tidak berbaur bersama warganya," pungkasnya. 

Filosofi Sandal Jepit dari Sudirman Sulaiman