Senin, 27 November 2017 11:34 WITA

Danny Pomanto, Incumbent yang Hampir Pasti Pilih Jalur Independen

Editor: Mulyadi Abdillah
Danny Pomanto, Incumbent yang Hampir Pasti Pilih Jalur Independen
Danny Pomanto-Indira Mulyasari

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bakal calon incumbent, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto telah siap untuk maju lewat jalur independen pada Pilwalkot Makassar 2018.

Awalnya, Danny yang berduet dengan Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) akan menyerahkan berkas dukungan ke KPU Makassar pada hari ini, Senin (27/11/2017). Namun, jadwal itu berubah pasca pertemuan dengan 7 partai politik pendukung DIAmi yang berlangsung pada malam tadi. 

Tujuh parpol itu adalah PDIP, PKS, PAN, PKPI, Demokrat, Gerindra dan PPP. Hasilnya, masih belum menemui titik terang jalan yang diambil Danny. Misteri itu baru terjawab pada Selasa besok, 28 November, atau sehari sebelum pendaftaran resmi berakhir. 

Apa alasan Dannya masih ragu memilih jalur parpol? 

Danny merasa, ada pihak yang berupaya merebut dukungan parpolnya, jika pendaftaran jalur independen yang berakhir pada 29 November mendatang resmi ditutup. Makanya, opsi jalur independen, dikatakan Danny sudah sangat mantap.

Danny Pomanto, Incumbent yang Hampir Pasti Pilih Jalur Independen

Ditanya perihal siapa yang berupaya menjegal dirinya maju pada perhelatan politik ke depan, Danny enggan menyebut nama. Ia mengaku tak ingin berprasangka buruk. Malahan, ia menyatakan, pewarta lebih tahu, siapa orang yang dimaksud.

"Saya tidak tahu, saya tidak mengerti. Karena saya menganggap, semua orang baik kok sama saya. Anda semua lebih tahu (siapa orang itu)," kata Danny, saat diwawancarai, kemarin malam (26/11/2017).

Dia pun merasa, telah berbuat baik dan tak pernah mempermalukan Makassar. Meski, tak bisa dijawab Danny pula, apakah dengan berbuat baik menurutnya, hal itu tidak disenangi oleh segelintir orang.

"Saya ini hanya menjalankan semua aturan. Itu jeleknya saya, karena saya komitmen menjalankan semua aturan. Aturan apapun, saya konsisten dengan itu," tegasnya.

"Barangkali, saya tidak tahu benar atau salah, kita terlalu menegakkan aturan. Saya tidak tahu rumuskan itu benar atau salah. Tapi yakinkan saya, niat saya baik. Tidak mau merugikan siapapun dan selalu hormat kepada siapapun, tanpa terkecuali," imbuh Danny

Danny Pomanto, Incumbent yang Hampir Pasti Pilih Jalur Independen

Ia pun begitu menyayangkan ada oknum yang terus 'membegal' partainya, agar gagal maju di Pilwalkot.

"Ini begal partai sangat merusak demokrasi. Contoh yang sangat jelek, karena menghalalkan segala cara. Pasti begalnya pakai uang, pasti. Ini pasti ada alat begalnya, dan alatnya begalnya pasti pakai uang. Pasti ada alat begalnya," sesalnya.