Kamis, 30 November 2017 11:35 WITA

PKS Serahkan Rekomendasi di Deklarasi Juara  

Editor: Sulaiman Abdul Karim
PKS Serahkan Rekomendasi di Deklarasi Juara  
Judas Amir saat memantau salah satu proyek di Palopo.

RAKYATKU.COM, PALOPO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan HM Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (JUARA) pada pilkada Palopo 2018 mendatang. Rekomendasi itu akan saat deklarasi di Lapangan Gaspa, Palopo, Minggu (10/12/2017) mendatang.

Ketua DPD PKS Palopo, Ibrahim Halim menyatakan, partainya tidak latah mengusung walikota incumbent itu. Keputusannya, setelah melalui pertimbangan yang matang. 

Saat menggelar penjaringan kandidat walikota/wakil walikota melalui Pemilihan Raya(Pemira) beberapa waktu lalu, JA dan RMB masuk dalam lima besar pilihan kader. "Ini membuktikan bahwa kader PKS memang menginginkan paket ini," kata Abdul Halim, saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (30/11/2017).

Dalam menahkodai kota Palopo selama beberapa tahun, Judas dianggap berhasil dari beberapa aspek. Seperti pembangunan, program yang pro kepada masyarakat, dan terobosan lainnya. Faktor lainnya adalah PKS menganggap JA punya sikap yang konsisten.

"Dengan jabatannya sebagai walikota tentu banyak partai besar yang mengincarnya. Tapi Pak Judas tetap konsisten dengan partainya. Ini juga yang membuat kami bulat menyatakan tekad berada di barisan JA," jelasnya.

Tidak hanya itu, komunikasi yang terjalin antara PKS dengan JA maupun RMB selama ini berjalan dengan baik. Sejauh ini pasangan JUARA sudah meraih dukungan sejumlah partai seperti NasDem, PDIP, Golkar, PKB, PBB, dan PKB. Adapun PPP sejak awal sudah menyatakan sikap mengusung JA. 

Dua partai lainnya, yakni PAN dan Gerindra, melalui petinggi partai juga sudah mengisyaratkan mengusung pasangan JUARA. " Kita sudah final mengusung pasangan JUARA," kata Ketua DPD Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani beberapa waktu lalu.

Demikian juga dengan Ketua Desk Pilkada DPW PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos. Anggota DPRD Sulsel ini mengaku surat tugas yang diberikan DPP PAN kepada Basiruddin, punya tenggat waktu. 

Jika dalam waktu dekat Basiruddin tidak mampu mencukupkan koalisinya maka surat tugas ditarik dan diberikan kepada Judas Amir yang meraih survei tertinggi untuk kandidat walikota Palopo. 

"Basiruddin pernah menyebut partai koalisi. Tapi setelah ditelusuri ternyata partai itu mengusung Judas Amir. Dalam waktu dekat DPP akan bersikap. Mungkin setelah Ketua Umum kembali dari Ceko," kata Karlos.