Senin, 04 Desember 2017 14:58 WITA

Pangdam Hasanuddin Imbau Prajuritnya Netral di Pilkada Serentak 2018

Editor: Mulyadi Abdillah
Pangdam Hasanuddin Imbau Prajuritnya Netral di Pilkada Serentak 2018
Foto: Dok/Rakyatku

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen Agus Surya Bakti berpesan kepada seluruh anggota TNI yang ada di Sulawesi Selatan untuk menjaga netralitas menyongsong Pilkada Serentak tahun 2018. 

Ditemui usai menghadiri acara peresmian lapangan tembak di Makodam XIV Hasanuddin, Senin (4/12/17), Agus mengatakan akan menindak tegas jika ada prajuritnya yang terlibat dalam politik praktis di pilkada mendatang. 

"Tidak ada kata lain selain netral bagi TNI. Yang penting adalah kontrol masyarakat. Jika ada prajurit saya yang tidak netral sampaikan. Tapi kalau tidak ada bukti, nggak bisa juga. Tunjukkan buktinya dan kita pasti akan tindak," kata Agus beberapa saat lalu. 

Lulusan Akmil tahun 1984 ini pun menegaskan siap berkoordinasi dengan polisi dalam mengamankan jalannya pilkada. Ia juga berkata akan terus memantau jalannya Pilkada 2018 sebelum dan sesudah pelaksanaannya agar bisa mengantisipasi situasi dan dampak yang berpotensi menimbulkan konflik. 

Mantan Deputi I BNPT ini pun mengakui bahwa saat ini memang sulit untuk membedakan antara memantau dengan berpihak yang dilakukan prajurit TNI. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika ada anggota TNI yang tidak netral dalam pilkada 2018 mendatang. 

"Kita boleh memonitor, kemudian mengindentifikasi permasalahan yang ada sebelum dan sesudah pilkada kaitannya bagi TNI ini untuk mengantisipasi apakah akan terjadi sebuah dinamika sampai kepada konflik. Untuk itu kita siap membantu Polri," kata Agus Surya Bakti. 

"Memang agak tipis antara memantau dengan berpihak. Ini tentunya kita terus jelaskan kepada prajurit kita, untuk itu kita perlu kontrol masyarakat," pungkasnya.