Senin, 04 Desember 2017 16:16 WITA

9 ASN Parepare Jadi Anggota PPK dan PPS, Yakin Bisa Netral?

Editor: Fathul Khair Akmal
9 ASN Parepare Jadi Anggota PPK dan PPS, Yakin Bisa Netral?
Ilustrasi (Fadly).

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Sebanyak 9 Aparatur Sipil Negara (ASN) bertugas sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Hal ini diungkapkan oleh Divisi Program dan Data KPU Kota Parepare, Abdullah, Senin (4/12/2017).

PPK yang berprofesi sebagai ASN terdiri dari 2 orang. Yaitu Muhammad Nur Mappangaja dari Kecamatan Bacukiki, dan Muhammad Imran dari Kecamatan Bacukiki.

Sementara untuk PPS, ada 7 orang. Yakni Ariyani (Wattang Bacukiki), Israwati Sudirman (Galung Maloang), A Syamsuddin (Ujung Bulu), Ilham Amirullah (Labukkang), Hidayatullah (Cappa Galung), dan Frans Karengke (Bukit Harapan).

"Diantara mereka juga, ada beberapa yang berprofesi sebagai guru, namun bukan guru yang bersertifikasi," kata Abdullah.

Terpisah, Ketua KPU Kota Parepare, Nur Nahdiyah menjelaskan, pada umumnya tidak ada perbedaan antara PPK dan PPS yang berprofesi sebagai ASN, dengan yang tidak. Apalagi, kata dia, mereka telah memperoleh izin dari pimpinan. Sehingga, katanya, dalam menjalankan tugas sebagai PPK dan PPS harus maksimal.

"Jadi, jika ada urusan kantor yang bersangkutan dapat dimaklumi. Karena, pada saat perekrutan, kita juga betul-betul menekankan untuk bisa meluangkan waktu dan sungguh-sungguh dalam bekerja, dan netralitasnya akan kami yakinkan dalam Pesta demokrasi," kunci dia.