Kamis, 07 Desember 2017 12:17 WITA

Panwas Soppeng Simulasi Antisipasi Ricuh Jelang Pilgub Sulsel

Editor: Mulyadi Abdillah
Panwas Soppeng Simulasi Antisipasi Ricuh Jelang Pilgub Sulsel
Foto: Asho

RAKYATKU.COM, SOPPENG - Dua tim bakal calon Pilgub Sulsel 2018 terlibat kericuhan di Hotel Grand Souta, Jalan Tujuh Wali Wali, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis (7/11/12).

Dua kubu massa saling menyerang dikarenakan adanya selisih paham. Beruntung, aparat Kepolisian dapat memediasi keduanya sehingga konflik bisa dikendalikan.

Insiden itu adalah simulasi penanganan cepat yang digelar oleh Panwas yang melibatkan Panwascam yang telah mengikuti Bimtek Penanganan Sengketa. 

Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Soppeng Winardi, simulasi tersebut dilakukan dalam Rakernis (Rapat Kerja Teknis) yang dibingkai dengan Bimtek Penanganan Pelanggaran dengan Pemateri dari Bawaslu Provinsi. 

Winardi menambahkan, tujuan simulasi itu karena tidak menutup kemungkinan ada kejadian-kejadian yang persis seperti yang disimulasikan, sehingga Panwascam tahu apa yang  harus dilakukan ketika kejadian seperti itu terjadi.

"Ada dua simulasi yang digelar selama Rakernis berlangsung yakni simulasi pelanggaran praktik politik uang dan simulasi penanganan pelanggaran sengketa cepat," ujarnya.

Komisioner Panwaslu Kabupaten Soppeng, Nurlaela mengatakan, Simulasi itu dilihat hanya main-main namun bisa bermanfaat kepada teman teman Panwascam ke depan. Rakernis diikuti oleh 24 Panwascam dan 16 Staf Sekretariat Panwascam dari delapan kecamatan.