Jumat, 08 Desember 2017 13:51 WITA

Irit Bicara, Agus Arifin Nu'mang Hanya Minta Didoakan

Editor: Fathul Khair Akmal
Irit Bicara, Agus Arifin Nu'mang Hanya Minta Didoakan
Agus Arifin Nu'mang.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Agus Arifin Nu'mang nampaknya masih harap-harap cemas. Setelah sebelumya dikabarkan bakal menggenggam rekomendasi Gerindra, hingga kini, SK tersebut tak kunjung nampak.

Selain itu, belakangan, Agus irit bicara. Ia enggan berkomentar panjang lebar terkait kemungkinan dirinya akan berpasangan dengan Tanribali Lamo. Agus mengatakan, kepastian itu, tergantung dari partai yang akan mengusungnya.

Wakil Gubernur Sulsel dua periode ini menyerahkan sepenuhnya kepada Partai pengusung untuk menentukan pasangannya nanti. Menurut dia, restu partai terkait pasangan adalah hal yang sangat penting. 

"Nanti dilihat, sabar saja. Doakan saja karena ini tergantung partainya," kata Agus di kantor Gubernur Sulsel, Jumat (8/12/2017). 

Partai Gerindra memang dikabarkan tengah mengevaluasi dukungannya dari pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. Sebelumnya, Agus juga dikabarkan, sudah bertemu dengan sang empunya partai, Prabowo Subianto. Begitu juga dengan Tanribali.

Irit Bicara, Agus Arifin Nu'mang Hanya Minta DidoakanNamun pasca pertemuan itu, Agus yang ditemui, masih enggan berkomentar lebih jauh terkait rekomendasi dari Partai Gerindra. 

"Kan lebih enak kita bicara kalau (rekomendasi) itu sudah ada di tangan. Kita tunggu saja-lah. Mungkin dalam minggu ini atau minggu depan," kata Agus belum lama ini.

Sama halnya untuk kabar yang menyebutnya akan berpaket dengan Tanribali Lamo (TBL) di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, Agus AN juga masih belum mau banyak berbicara soal itu.

Meski begitu, Agus AN tidak menampik jika saat ini ia tengah intens berkomunikasi dengan beberapa figur yang digadang-gadang akan menjadi wakilnya di Pilgub. 

"Saat ini, saya memang tengah membangun komunikasi beberapa figur, yakni Andi Nurpati, Bro Rivai, dan TBL, termasuk tokoh-tokoh Sulsel. Tapi nanti lah kita lihat hasilnya seperti apa," ujarnya.

Menurutnya, untuk menetukan siapa figur yang akan digandengnya sebagai wakil, akan lebih baik dibahas setelah jumlah dukungan parpol benar-benar mencukupi. 

"Kalau partai sudah fix, baru kita akan duduk bersama membahas itu," tutupnya.