Senin, 11 Desember 2017 15:43 WITA

BBT Sebut PPP Tinggalkan DIAmi

Editor: Fathul Khair Akmal
BBT Sebut PPP Tinggalkan DIAmi
BBT menjawab pertanyaan awak media di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, pada Senin (11/12/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua DPC PPP Makassar, Busranuddin Baso Tika (BBT) menyebut partainya sudah meninggalkan Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi).

Alasannya, sebab PPP hanya akan mengusung bakal calon yang maju lewat jalur parpol pada Pilwalkot Makassar 2018.

Sinyal usungan tersebut diberikan kepada pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu). Bagaimana dengan Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) yang sebelum telah menerima rekomendasi?

Menurut BBT, langkah politik DIAmi yang mendaftar lewat jalur perseorangan di KPU beberapa waktu lalu itu, menandakan bahwa PPP tidak dibutuhkan lagi.

BBT Sebut PPP Tinggalkan DIAmi"Karena PPP sudah dukung dia, tapi DIAmi tidak mau. Yaa seperti itu," tegas BBT, saat diwawancarai di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, pada Senin (11/12/2017).

BBT bersama sejumlah elite parpol pendukung Appi-Cicu menggelar konferensi pers di Hotel Grand Clarion, Minggu (10/12/2017) kemarin Pada kesempatan itu, BBT dan para parpol pengusung Appi-Cicu akan mengawal dan mengawasi verifikasi faktual dukungan KTP DIAmi yang dilakukan pada 12-25 Desember.

Kehadirannya kemarin, kata BBT, telah disampaikan kepada pimpinan DPW PPP Sulsel dan DPP PPP. 

"Jadi kita ini sisa menunggu petunjuk saja dari pusat. Yang pasti seperti inilah kondisinya saat ini," ucapnya.

BBT Sebut PPP Tinggalkan DIAmiBBT menjelaskan, partainya tak ingin disebut sebagai partisipan pasif di perhelatan politik mendatang, dengan hanya menjadi pendukung. Padahal, lanjutnya, parpol seyogyanya menjadi pengusung dalam pesta demokrasi.

"Kalau diibaratkan orang pacaran, kalau cuma kita yang mencintai lalu orang yang dicintai tidak? Apa namanya? Itu cinta yang bertepuk sebelah tangan. Kita tidak mau itu. Masak kita sibuk sendiri? Tidak lah," tutupnya.