Jumat, 15 Desember 2017 23:22 WITA

Kahfi Prediksikan Peserta Pilwalkot Makassar Dua Pasang

Editor: Almaliki
Kahfi Prediksikan Peserta Pilwalkot Makassar Dua Pasang
Danny-Indira

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi, memprediksi Pilwalkot Makassar 2018 mendatang hanya akan diikuti oleh dua kontestan alias head to head.

"Prediksi saya di Pilwalkot Makassar terjadi head to head," tuturnya saat ditemui di Hotel Novotel Jalan Jenderal Sudirman Makassar, seusai menyerahkan surat rekomendasi PAN kepada duet Appi-Cicu, Jumat (15/12/2017) sore.

Prediksinya tersebut bukan tanpa alasan, sebab Appi-Cicu hampir mengusai seluruh parpol sebagai partai pengusungnya.

Kahfi Prediksikan Peserta Pilwalkot Makassar Dua Pasang

"Jadi, pilihan kita ke Appi-Cicu itu sudah final. Pilihan kita ke sana (Appi-Cicu) adalah pilihan yang sudah tepat. Kita akan disuguhkan oleh dua tokoh yang sama-sama muda dan energik," tambahnya.

Oleh karena itu, Kahfi yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut, menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan partai berlambang matahari, untuk solid memperjuangkan dan memenangkan kandidat usungannya.

"Ini sudah final, mari bekerja keras memenangkan usungan kita. Kalau Anda mau dihitung, jangan pernah setengah-setengah. Mari total, sebab kalau kita total, menang dihitung, kalah juga tetap dihitung," pungkasnya.

Kahfi Prediksikan Peserta Pilwalkot Makassar Dua Pasang

Sekadar diketahui, Pilwalkot Makassar 2018 hampir dipastikan berlangsung duel antara kandidat jalur perseorangan dengan parpol. Bila terjadi, inilah sejarah baru di Provinsi Sulsel.

Bakal calon Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto yang menggaet Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi), ditantang oleh pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu). Pasangan DIAmi menempuh jalur perseorangan sedangkan Appi-Cicu diusung koalisi parpol gemuk.

Kahfi Prediksikan Peserta Pilwalkot Makassar Dua Pasang

Sementara itu, kandidat lainnya yang juga digadang-gadang akan maju yakni Syamsu Rizal yang menggaet Iqbal Djalil (DIAji) sampai saat ini masih kesulitan berburu parpol pengusung.