Sabtu, 16 Desember 2017 02:00 WITA

Maraknya Pemotretan Data DIAmi, Panwaslu Segera Terbitkan Surat Edaran

Editor: Almaliki
Maraknya Pemotretan Data DIAmi, Panwaslu Segera Terbitkan Surat Edaran

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Maraknya eksploitasi yang dilakukan oleh salah satu tim relawan paslon Pilwalkot Makassar pada proses verifikasi faktual, membuat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar. akan mengambil langkah tegas untuk menerbitkan surat edaran tentang pelarangan melakukan pemotretan data dukungan paslon di lapangan.

"Kita akan segera berkordinasi dengan Bawaslu, kalau semua laporan pelanggaran yang masuk benar adanya, maka sudah saatnya kita keluarkan surat edaran tentang kualifikasi pelanggaran dalam proses verifikasi faktual," tutur Staf Hukum Penindakan, Pelanggaran Pemilu Kota Makassar, Andi Maulana, Jumat (15/12/2017).

Menurutnya, banyak pihak yang belum memahami tentang aturan verifikasi faktual, yang pada proses tersebut, sejatinya hanya melibatkan tiga unsur, yaitu saksi paslon, verifakator dalam hal ini PPS dan PPK, serta Panwaslu sendiri. 

"Karena itu kita akan terbitkan surat edaran, agar tidak ada lagi yang keliru di lapangan. Subtansi tahapan harus berjalan pada koridornya, yaitu langsung, bebas, dan rahasia," tambahnya.

Lebih lanjut, Maulana menambahkan bahwa sangat tidak tepat bila ada pihak yang bersikeras untuk mengetahui data B1-KWK yang dijaga kerahasiaannya. Apalagi dalam proses verifikasi faktual data dukungan.

"Mengambil gambar data verifikasi faktual ataupun mengambil gambar wajah warga yang diverifikasi itu, masuk dalam kategori pelanggaran berat, jika oknum tersebut bukan masuk dalam jalur koordinasi," tegasnya.

Maraknya Pemotretan Data DIAmi, Panwaslu Segera Terbitkan Surat Edaran

Terpisah, Koordinator Tim Data DIAmi, Muh. Abdul Haris Awie, menjelaskan bahwa simpang siurnya aturan batasan bagi tim pemantau, membuat pihak pendukung di lapangan rawan bentrok.

"Kita tunggu ketegasan dari Panwas, ini sudah ada terjadi gesekan baru pihak penyelenggara kebakaran jenggot. Kita sepakat aturan ditegakkan, disosialisasikan dengan baik lewat surat edaran," pungkasnya.