Senin, 18 Desember 2017 14:49 WITA

Agus Arifin Nu'mang: Saya Bingung Lihat Parpol Sekarang

Editor: Fathul Khair Akmal
Agus Arifin Nu'mang: Saya Bingung Lihat Parpol Sekarang
Narasumber dalam diskusi bertajuk 'Menatap Wajah Sulsel 2023', di Gedung Graha Pena, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, pada Senin (18/12/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bakal Calon Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang mengaku cukup bingung dengan proses partai politik dalam mengambil kebijakan jelang Pilkada Serentak 2018.

Hal itu diungkapkan oleh Agus, dalam diskusi bertajuk 'Menatap Wajah Sulsel 2023', di Gedung Graha Pena, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, pada Senin (18/12/2017).

Diakui Agus, memang ada yang tidak sama pola perpolitikan kekinian dengan sebelumnya. Utamanya, dalam proses parpol menentukan usungannya.

"Saya ini pelaku. Sudah dua kali, dan ini yang ketiga kalinya ikut kontestasi politik. Saya pun juga bingung melihat partai politik sekarang ini," ucap Wakil Gubernur Sulsel tersebut, disambut gelak tawa para peserta diskusi.

Agus Arifin Nu'mang: Saya Bingung Lihat Parpol SekarangDia pun menanggapi istilah 'begal politik' yang kerap digunakan oleh media massa. Begal politik muncul dengan alasan banyaknya partai politik yang tiba-tiba mengubah haluan dukungan dengan mudah, dari satu kandidat ke kandidat lain.

"Siapa sebetulnya yang membegal? Ini hanya persoalan komunikasi, bagaimana meyakinkan (elite parpol) di pusat. Jadi saya ubah pola komunikasi. Saya meyakinkan di (elite) pusat sekarang," tuturnya.

Politikus Gerindra tersebut juga memaparkan, proses politik khususnya di Sulsel, tak terlepas kultur masyarakatnya. Baik dalam hal budaya dan agama.

Menurutnya, selaku orang yang ingin kembali ikut dalam perhelatan politik, ia tak mesti lagi banyak berbicara. Namun, katanya, masyarakat sisa melihat apa yang telah dikerjakannya selama hampir 10 tahun menjadi Wakil Gubernur Sulsel. 

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, yaitu Anggota DPD RI, Aziz Qahhar Mudzakkar; Bupati Luwu, Andi Mudzakkar; dan Staff Ahli Wakil Presiden RI, Alwi Hamu.