Sabtu, 23 Desember 2017 13:41 WITA

PKPI Bentuk Barisan Garuda Merah Putih untuk DIAmi

Editor: Fathul Khair Akmal
PKPI Bentuk Barisan Garuda Merah Putih untuk DIAmi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - DPK PKPI Kota Makassar membentuk komunitas Barisan Garuda Merah Putih (BGMP) untuk memenangkan pasangan Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) pada Pilwalkot Makassar 2018.

BGMP itu diresmikan dalam Rapat Koordinasi dan Pendidikan Politik DPK Makassar, dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar yang juga Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto di Hotel Prima, Jalan Sam Ratulangi, Makassar, pada Sabtu (23/12/2017).

Dalam acara tersebut, juga ada pembacaan pernyataan sikap 14 pengurus kecamatan PKPI se-Makassar untuk terus dan memaksimalkan pemenangan nantinya. 

Ketua DPK PKPI Makassar, Muhammad Israt Siratu menjelaskan, dibentuknya komunitas ini sebagai upaya untuk tetap aktif dan massif dalam memenangkan DIAmi nantinya. Sebab, PKPI tetap mendukung DIAmi meski maju via perseorangan.

"Karena kita ketahui, kalau calon yang maju perseorangan tidak bisa mencantumkan atribut partai dalam kampanyenya, makanya kita bentuk komunitas ini. Ini sekaligus menjadi kontribusi nyata PKPI untuk DIAmi," ucap Israt.

PKPI Bentuk Barisan Garuda Merah Putih untuk DIAmiDijelaskan juga, anggota yang tergabung dalam BGMP merupakan kader dan simpatisan PKPI. Namun, katanya, tidak menutup kemungkinan akan merekrut dari kalangan non-partisan parpol.

"Kalau PNS juga mau gabung, kita tentu terima. Karena komunitas ini bukan cuma untuk tahun politik ini, tapi juga akan berlanjut menjadi komunitas yang bergerak di bidang sosial. Seperti membantu penanganan bencana dan lainnya. Sekalian juga akan dijadikan sebagai sayap partai," jelas Israt.

Sementara itu, Danny dalam sambutannya mengaku berterima kasih atas komitmen dan konsistensi PKPI untuk tetap berada di barisan pemenangan.

Makanya, Danny menyatakan, bersama PKPI dan sejumlah parpol lain serta masyarakat, akan berusaha dengan baik memenangkan konstelasi politik ke depan. 

"Dan menjadi Makassar tidak mundur lagi," jelas Danny.