Kamis, 04 Januari 2018 12:11 WITA

Dukungan Banyak Hilang, Tim IYL-Cakka Laporkan KPU ke Bawaslu

Penulis: Rizal
Editor: Almaliki
Dukungan Banyak Hilang, Tim IYL-Cakka Laporkan KPU ke Bawaslu
Tim hukum IYL Cakka saat melapor di Bawaslu.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tim Hukum bakal pasangan calon gubernur Sulsel dan wakil gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), resmi melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Kamis (4/1/2018).

Laporan ini terkait temuan Tim IYL-Cakka selama tahap verifikasi faktual dukungan jalur perseorangan di tingkat penyelenggara, seperti KPU, PPK, dan PPS. Tim Hukum IYL-Cakka diwakili Yusri Yunus dan Djaelani.

Keduanya melaporkan tujuh KPUD, baik provinsi maupun kabupaten/kota, masing-masing KPU Sulsel (Terlapor 1), KPU Bulukumba (Terlapor 2), KPU Sinjai (Terlapor 3), KPU Wajo (Terlapor 4), KPU Lutra (Terlapor 5) serta KPU Gowa (Terlapor 6). 

"Saya telah masukkan laporan ke Bawaslu. Selanjutnya besok pagi jam 10.00 WITA, saya dan Halim Kamaruddin akan dimintai keterangan sebagai saksi," tutur Yusri Yunus dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyatku.com.

Dukungan Banyak Hilang, Tim IYL-Cakka Laporkan KPU ke Bawaslu

Menurut Yusri, Tim Hukum melaporkan hal tersebut karena pasangan IYL-Cakka merasa banyak dirugikan.

"Bentuk kerugian tersebut dengan banyaknya dukungan yang dianggap dihilangkan, digelapkan, membuat tidak dapat dipakai oleh penyelenggara," urainya.

Setelah diadakan rekapitulasi penghitungan hasil verifikasi faktual di tingkat Provinsi pada tanggal 2 Januari 2018. Tim IYL-Cakka mengetahui bahwa, hanya melakukan verifikasi terhadap dokumen-dokumen pendukung.

"Dengan kata lain, Terlapor 1 sampai Terlapor 6 telah menghilangkan dan atau menggelapkan, membuat tidak dapat dipakai, serta menempatkan keterangan tidak benar pada BA.5-KWK, BA.6-KWK, BA.7-KWK dan BA.8-KWK, yang kurang lebih dari 6.744 dokumen pendukung," pungkasnya.