Jumat, 12 Januari 2018 20:13 WITA

Tolak Usung Ilham Azikin, Ketua Hanura Bantaeng Terancam Dipecat

Editor: Adil Patawai Anar
Tolak Usung Ilham Azikin, Ketua Hanura Bantaeng Terancam Dipecat
Ilham Azikin-Sahabuddin.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Ketua DPC Partai Hanura Bantaeng, Andi Harun Rani terancam dipecat. Hal ini ditengarai karena menolak perintah DPP Hanura, yakni menolak menandatangani formulir B2-KWK untuk Ilham Azikin-Sahabuddin.

Hal ini membuat Hanura yang memiliki tiga kursi di DPRD Bantaeng tidak bisa jadi menjadi partai pengusung di Pilkada Bantaeng 2018.

"Itu namanya melanggar perintah DPP. Kita segera lakukan evaluasi," jelas Sekretaris Hanura Sulsel, Affandy Agusman dalam rilis yang diterima Rakyatku.com, Jumat (12/1/2018).

"Kita sangat dirugikan atas sikap seperti ini," tambahnya.

Affandy mengaku, Partai Hanura Sulsel akan melakukan investigasi terkait sikap Ketua Hanura Bantaeng itu, kemudian hasil investigasi itu nantinya akan menjadi penentu sanksi yang akan diberikan kepada Hanura Bantaeng. 

"Kalau terbukti melawan perintah partai. Kita bisa mencopot atau bisa juga memecat dia (ketua dan sekretaris Hanura Bantaeng)," terangnya.

Rencananya, tim investigasi yang dibentuk oleh Hanura Sulsel akan melibatkan pengurus DPP Hanura untuk mulai melakukan investigasi pekan ini.

"Dalam pekan ini sudah akan jalan investigasinya," jelasnya.

Affandy menyampaikan, pada malam hari sebelum pendaftaran dia mengecek semua pengurus Hanura di tingkat daerah. Dan dari semua daerah yang menggelar Pilkada, hanya Ketua Hanura Bantaeng yang tidak koordinasi.

"Paginya, saya berkoordinasi lagi. Katanya sudah ditandatangani, ternyata setelah dicek di pendaftaran B2-KWK nya tidak ditandatangani," katanya.