Sabtu, 13 Januari 2018 16:33 WITA

Didukung "Suara Rakyat", Peluang Menang Petahana Lebih Terbuka

Editor: Aswad Syam
Didukung
Calon wali kota dan wali kota Makassar, Danny-Indira, diarak menuju KPU Kota Makassar.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR - Pertarungan pemilihan wali kota Makassar 2018 ini, dipastikan akan berlangsung seru. Pasalnya, ada head to head antara kandidat.

Meski demikian, beberapa kalangan menganggap petahana punya peluang yang cukup besar. Pasalnya Danny Pomanto selaku kandidat petahana, yang berpasangan dengan Indira Mulyasari Pramastuti dengan tagline "DIAmi" juga diuntungkan dengan beberapa program yang telah berjalan, khususnya bidang insfrastruktur di lingkungan masyarakat.

Apalagi, sang petahana yang notabene sebagai wali kota punya sinergitas yang baik dengan bawahannya, sehingga setiap program berjalan baik. Tentu hal itu bakal menambah atmosfer kekuatan petahana.

Demikian diungkapkan akademisi Fisipol Unhas, Adi Suryadi Culla. Menurutnya, pertarungan di pilwalkot tahun ini bakal berjalan sengit. Tapi nilai plus dari sang petahana yang didukung suara rakyat (people power) bakal menjadi kekuatan besar yang tidak terbantahkan.

"Sebenarnya petahana akan menghadapi tantangan yang berat, karena pihak Appi-Cicu bisa dibilang borong partai, tapi menarikya petahana Danny-Indira diuntungkan dengan dukungan masyarakat sebagai calon independen. Karena masyarakat sebagian besar jadi mesin partai juga," ucap Adi Suryadi Culla, saat dikonfirmasi Rakyatku.Com, Sabtu,  (13/1/2018).

Apalagi lanjut dia, keunggulan petahana saat ini ia punya banyak program yang sudah jalan, seperti program lorong garden, Bulo, kebersihan dengan MTR, Smart City dan beberapa program lainnya yang bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. 

"Sangat berpengaruh itu visi misi dan program-program dari petahana. Apalagi kalau sudah dirasakan warga dan adapula prestasi sejauh ini," lanjutnya. 

Olehnya, tambah Adi, untuk lebih meningkatkan elektabilitas dan popularitas ke depan, tim dari Petahana harus lebih gesit lagi. Juga tetap mematangkan infrastruktur komunitas dan relawan, agar lebih kompak lagi memenangkan DIAmi. 

"Infrastruktur tim harus dijaga dengan baik, dan petahana juga harus lebih hati-hati saat membuat kegiatan di lingkungan masyarakat. Karena pasti lawan mencari celah untuk menjatuhkan. Petahana ini bukan hanya melawan politisi, tapi juga pengusaha besar," akunya. 

Kendati demikian, Adi juga mengharapkan pada Pilwalkot Makassar nanti semua berjalan dengan aman dan damai. Juga diharapkan melahirkan pemimpin yang amanah terhadap rakyat. Utamanya dalam membangun daerahnya agar lebih baik lagi. 

"Ini pesan moral bahwa Pilkada nanti diharap berjalan dengan damai. Semuanya kan untuk rakyat juga," pungkasnya.

Tags

Berita Terkait