Minggu, 14 Januari 2018 11:03 WITA

Shoalihin-Nasyanto Ikut Gugat Keputusan KPU Sidrap

Editor: Fathul Khair Akmal
Shoalihin-Nasyanto Ikut Gugat Keputusan KPU Sidrap
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidrap yang menerima berkas pasangan Dollah Mando-Mahmud Yusuf tanpa disertai surat keterangan tidak pailit dari Pengadilan Negeri Tata Niaga Surabaya, berbuntut panjang. 

Setelah dilaporkan oleh sejumlah pimpinan partai politik (parpol)  pengusung Fatmawati Rusdi - Abdul Majid Hafid (FATMA) dan bapaslon bupati perseorangan, Ikhsan Hamid, kini bapaslon independen lainnya, Shoalihin-Nasyanto juga berencana akan melaporkan hal itu ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) setempat untuk ditindak lanjuti. 

Ketua Tim Pemenangan Bapaslon Shoalihin -Nasyanto (Solusi), Chaerul tak menampik hal itu. Hanya saja, ia mengaku masih sedang berada di Makassar mendampingi Solusi menjalani tahapan tes pemeriksaan kesehatan di Private Care Centre (PCC), Makassar yang berlangsung hingga Minggu, (14/1/2018) hari ini. 

"Sepulang dari Makassar, saya akan temui teman media untuk bahas itu. Mengenai pelaporannya, tunggulah sampai besok. Saya masih mau koordinasi dengan Pak Shoalihin dan Pak Nasyanto. Kemungkinan laporannya, Senin besok," ujarnya via sambungan telepon sesaat lalu.  

Namun begitu, Chaerul sendiri pernah ikut mempermasalahkan kebijakan KPU Sidrap yang hanya menerima resi pengiriman berkas JNE dari Sidrap ke Surabaya sebagai bukti.

Hal sama dikatakan bakal calon wakil bupati jalur perseorangan lainnya, Reski Djabir. Menurutnya, pihaknya belum bisa menerima keputusan KPU yang menerima resi pengiriman dokumen sebagai syarat dalam pendaftaran.

"Ini harus di-clear-kan. Jangan sampai ada anggapan bahwa KPU tidak berlaku adil pada semua kandidat sehingga melabrak aturannya sendiri," tegas Resky

Juru Bicara  Fatmawati Rusdi - Abdul Majid (FATMA), Andi Hindi Tongkeng juga berjanji akan mengawal masalah ini.  "Jika perlu, kita lapor ke DKPP,," ancam mantan legislator Sidrap ini. 

Sekadar mengingatkan, pada saat pendaftaran, bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Sidrap,  Dollah Mando - Mahmud Yusuf sempat ditolak di KPU Sidrap.  

Namun, KPU kembali mengubah keputusannya dengan menerima berkas pendaftaran Dollah Mando - Mahmud setelah menunjukkan resi pengiriman dokumen dari Sidrap ke Surabaya tertanggal 10 Januari 2018, atau tepat saat pasangan DOAMU berada di KPU. 
 
Berdasarkan pengumuman No: 25/PL.03.2-PU/7314/KPU-kab/XII/2017 tentang pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati pilkada Sidrap point 12, balon bupati dan wakil bupati menyerahkan surat keterangan dokumen tidak sedang dinyatakan pailit dari pengadilan niaga atau pengadilan tinggi.

Pengumuman ini didasari pada PKPU No. 1 Tahun 2017, PKPU No 15 Tahun 2017 dan Keputusan KPU Sidrap No: 01/KPT/PILBUP/KPU-Kab.025.433362/VIII/2017.