Minggu, 14 Januari 2018 13:29 WITA

Komisioner KPU Sidrap Minta Keamanan dari Kepolisian

Editor: Adil Patawai Anar
Komisioner KPU Sidrap Minta Keamanan dari Kepolisian

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidrap, Alimuddin Baharuddin meminta, bantuan keamanan kepada kepolisian setempat untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap dirinya dan keluarganya. 

Pasalnya, pasca tahapan pendaftaran  bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati Sidrap yang berakhir 10 Januari 2018 lalu, Alimuddin Baharuddin yang menangani Divisi Tekhnis KPU Sidrap ini mengaku kerap mendapat teror via telepon selular dari orang tak dikenal, sehingga keamanan dirinya dan keluarganya terasa terancam.

"Sejak beberapa hari terakhir ini, saya  sering mendapat telepon gelap dari seseorang yang tidak diketahui identitasnya dan terkesan mengancam kami sekeluarga," ujar Alba, sapaan akrab Alimuddin Baharuddin kepada Rakyatku.com, Minggu (14/1/2018).

Dia menambahkan, dengan adanya ancaman teror tersebut, istri dan anak-anaknya sudah tidak berani tinggal di rumahnya, karena terkadang ada orang asing yang sering lalu lalang dan selalu memperhatikan kondisi rumahnya.

"Saya akan meminta bantuan pengamanan dari kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," papar Alba. 

Dia mengklaim, ancaman lewat telepon yang ia terima mungkin ada kaitannya dengan keputusan KPU Sidrap, khususnya dalam tahapan pendaftaran bapaslon yang berlangsung belum lama ini.

"Semua yang kita putuskan dalam setiap tahapan Pilkada, sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan KPU," tandas Alba.