Selasa, 23 Januari 2018 12:17 WITA

Judas Amir Dinilai Masih Sulit Ditumbangkan

Editor: Adil Patawai Anar
Judas Amir Dinilai Masih Sulit Ditumbangkan
Judas Amir.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktur Epicentrum Politica, Iin Fitriani menilai, Judas Amir masih sulit tumbang pada Pilwalkot Palopo 2018.

Kendati demikian, perhelatan politik di salah satu wilayah utara Sulawesi Selatan diprediksi akan berlangsung sengit.

Judas, yang saat ini berstatus Wali Kota Palopo, bercerai dengan wakilnya, Akhmad Syarifuddin (Ome) dan akan berhadap-hadapan. Judas kali ini menggandeng Rahmat Masri Bandso yang sempat menjadi Wakil Wali Kota Palopo periode 2008-2013. Duet yang mengusung tagline JUARA ini diusung koalisi 'gemuk': PPP, Nasdem, PBB, PKB, PKS, PDIP, PAN, Golkar, Demokrat.

"Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Judas secara pribadi masih baik. Prestasi dan kinerja yang ditabung selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah cukup memberikan perubahan baik yang signifikan dan masyarakat bisa menilai itu," kata Iin, kepada Rakyatku.com,Selasa (23/1/2018).

Dari berbagai prestasi yang telah ditorehkan, yang paling menonjol dari Judas ialah penanganan infrastruktur yang masih diharapkan oleh masyarakat untuk terus dilanjutkan. 

"Jika Judas mampu memaksimalkan keuntungan posisinya sebagai petahana, maka akan banyak kemudahan yang bisa berpihak untuk dijadikan amunisi memenangkan pertarungan," katanya.

Kendati demikian, Judas tak boleh sesumbar. Calon lawannya, yang sebelumnya merupakan parner kerjanya di pemerintahan, tentu tengah bersiap menghadang dengan segala potensi yang dimilikinya.

Akhmad Syarifuddin yang juga bisa disebut sebagai petahana, memilih menggandeng Budi Sada, dengan sokongan parpol Gerindra dan Hanura.

"One cukup kuat juga karena sama-sama petahana dengan Judas Amir. Karena itulah Judas tidak boleh mengabaikan kekuatan wakilnya itu," paparnya.

Walaupun Judas lebih unggul secara popularitas ketimbang Ome, namun secara ketokohan One yang tak bisa dipandang temen. 

"Apalagi sudah mulai tinggi tensi politik di Palopo. Masyarakat sudah mulai membandingkan dengan cerdas beberapa calon kandidat ini. Jadi para calon kandidat juga harus cerdas menjaga peluangnya di mata masyarakat," pungkas Iin.