Jumat, 09 Februari 2018 15:00 WITA

Pengendara Kaget Dicegat Polisi, Tenyata...

Editor: Aswad Syam
Pengendara Kaget Dicegat Polisi, Tenyata...
Beberapa pengendara, usai membubuhkan tanda tangan dukungan Pilkada Damai di kain baliho, Jumat (9/2/2018).

RAKYATKU.COM, WAJO - Sahrir kaget. Di depannya banyak polisi yang menghentikan kendaraan. Dia berpikir itu sweeping, ternyata Sahrir salah.

Seperti Sahrir, puluhan pengendara jalan yang melintas di Jalan Bau Baharuddin, Kecamatan Tempe, Wajo, merasa kaget. Jumat, (9/2/2018), mereka melihat banyaknya anggota kepolisian yang berdiri di pinggir jalan dan meminta pengendara untuk singgah.

Bukan melakukan razia, anggota kepolisian dari Polsek Tempe tersebut justru meminta pengendara menandatangani sebuah baliho sebagai simbol bagi dukungan Pilkada Damai.

"Kami kaget karena tiba tiba banyak polisi. Kami pikir razia, ternyata saya diminta tanda tangan di baliho sebagai wujud dukungan Pilkada Damai," ujar Sahrir.

Kegiatan polisi dari Polsek Tempe tersebut merupakan kampanye damai. Anggota kepolisian yang ada juga langsung mereda kepanikan pengendara, dengan memberi mereka penjelasan tentang kegiatan yang disangka razia tersebut.

Tak perlu waktu lama, ribuan tanda tangan telah dibubuhkan warga di kain baliho, sebagai bentuk dukungan Pilkada Damai pada perhelatan Pilkada Gubernur dan Bupati pada Juni 2018 mendatang.