Senin, 12 Februari 2018 16:34 WITA

Doko-doko Rasa Durian Redakan Ketegangan pada Rapat Pleno KPU Sinjai

Editor: Abu Asyraf
Doko-doko Rasa Durian Redakan Ketegangan pada Rapat Pleno KPU Sinjai
Peserta rapat pleno KPU di Sinjai disuguhkan doko-doko rasa durian, Senin (12/2/2018)

RAKYATKU.COM,SINJAI - Ada yang khas pada rapat pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sinjai, Senin (12/2/2018). Peserta disuguhkan penganan khas daerah berjuluk Panrita Kitta itu.

Rapat pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sinjai sempat berlangsung menegangkan. Terutama, saat pembacaan berita acara keputusan oleh Ketua KPU Sinjai, Arifin Arsal.

Namun, ketegangan itu reda saat memasuki sesi istirahat. Apalagi, KPU Sinjai menyiapkan aneka kuliner khas. Salah satunya doko-doko rasa durian. Kalau di Makassar, kue jenis ini disebut roko-roko unti. Sepintas terlihat sederhana karena hanya terbungkus daun pisang dan berisi potongan pisang berbalut olahan terigu. 

Meski demikian, doko-doko ini menjadi perbincangan hangat bagi peserta. Selain rasanya yang empuk, cita rasa durian membuat peserta ketagihan. "Enak tawwa, ada rasa duriannya," puji Ketua Panwaslu Sinjai, AM Rusmin Kayyung.

Komisioner KPU Sinjai Nurkimah mengatakan, jamuan kue tradisional itu demi menjaga kearifan lokal. "Sesuai dengan tagline pikada, mari berpilkada yang berbudaya dan bermartabat, kita lestarikan budaya dan kearfian lokal kita," ucap wanita berparas ayu ini.

Benar saja, karena rasanya enak, kue ini menjadi buruan peserta rapat dan habis dengan waktu yang cukup singkat.