Rabu, 14 Februari 2018 11:58 WITA

Ini Dua Lokasi Kampanye Akbar dan Zona Kampanye di Pilwalkot Makassar

Editor: Mulyadi Abdillah
Ini Dua Lokasi Kampanye Akbar dan Zona Kampanye di Pilwalkot Makassar
Dua pasang calon Pilwalkot Makassar saat mengambil nomor urut.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - KPU hanya membagi dua zona kampanye untuk kandidat Pilwalkot Makassar. Zona satu meliputi wilayah Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Ujung Tanah, dan Wajo. Zona dua meliputi Tamalanrea, Biringkanayya, Mamajang, Tamalate, Mariso, Panakukang dan Manggala.

"Mengapa cuma dua zona? Karena cuma ada dua calon di Pilwalkot, jadi disesuaikan dengan jumlah calonnya juga," kata Komisioner KPU Makassar, Andi Syaifuddin, saat dikonfirmasi pada Rabu (14/2/2018).

"Dua zonasi ini setiap hari digunakan oleh masing-masing kandidat untuk berkampanye secara bergantian selama masa kampanye," imbuhnya. 

Menurutnya, kandidat harus memanfaatkan momentum zona kampanye tersebut dengan baik. Pasalnya, jika misalnya salah satu kandidat tidak melakukan kampanye di zona yang telah ditetapkan pada hari tersebut, maka untuk hari berikutnya, kandidat tidak boleh melakukan kampanye di zona sebelumnya. 

Perihal kampanye akbar atau rapat umum terbuka untuk calon, KPU hanya memutuskan hanya bisa dilakukan sekali oleh tiap kandidat. Ada dua opsi lokasi yang disediakan oleh KPU, berdasarkan hasil rapatnya dengan tim kandidat, yakni Lapangan Hertasning dan Lapangan BTP.

Hanya saja, perihal waktu dan jadwal kampanye akbar, KPU belum memutuskan kapan pastinya. 

"Tinggal kita atur, siapa yang menggunakan lapangan Hertasning dan Lapangan BTP. Atau bisa juga, mereka (kandidat) bergantian untuk kampanye akbar. Misalnya hari pertama kandidat A di lapangan A, lalu besoknya kandidat B di lapangan B. Belum kita atur itu semua. Karena kan kampanye akbar itu cuma sekali selama masa kampanye," paparnya.

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bukan mengambil lokasi strategis seperti Lapangan Karebosi yang kerap dijadikan sebagai lokasi kampanye. Menurutnya, berdasarkan pengalaman dalam perhelatan politik sebelumnya, rumput Lapangan Karebosi setelah digunakan untuk kampanye akbar akan rusak.