Rabu, 14 Februari 2018 15:05 WITA

FATMA Deklarasi Pilkada Damai, Pasangan DoaMu Absen

Editor: Mulyadi Abdillah
FATMA Deklarasi Pilkada Damai, Pasangan DoaMu Absen
Pasangan Fatmawati Rusdi-Abdul Majid (FATMA) saat menghadiri deklarasi Pilkada Damai di Bundaran Pelataran Stadion Ganggawa, Jalan Lanto Dg. Pasewang Pangkajene, Rabu (14/2/2018).

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Polres Sidrap memprakarsai deklarasi Pilkada Damai 2018 yang berlangsung di Bundaran Pelataran Stadion Ganggawa, Jalan Lanto Dg. Pasewang Pangkajene, Rabu pagi (14/2/2018).

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur dan pihak terkait. Di antaranya, pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Sidrap Nomor Urut 1, Fatmawati Rusdi-Abdul Majid (FATMA), Kapolres AKBP Ade Indrawan, Dandim 1420 Letkol Inf. Eko Paskah, jajaran Pemkab Sidrap, para komisioner KPU dan anggota Panwaslu setempat serta sejumlah elemen lainnya. 

Hanya saja, paslon nomor urut 2, Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DoaMu), hingga akhir kegiatan berlangsung, tidak menampakkan diri di acara tersebut. Akibatnya, sejumlah kalangan mempertanyakan ketidakhadiran paslon bupati/wakil bupati usungan Partai Demokrat dan Gerindra tersebut. 

Bahkan, untuk menanti kedatangan DoaMu di Deklarasi Pilkada Damai tersebut, pihak panitia penyelenggara telah mengundurkan jadwal pelaksanaan kegiatan hingga satu jam ke depan. Kendati demikian, sampai deklarasi usai pasangan DoaMu tidak kunjung hadir.  

“Menjelang kampanye dan hari pencoblosan suasana sudah semakin panas, sehingga perlu adanya komitmen bersama agar kontestan yang berlaga di pilkada menjaga kondusifitas,” kata Kapolres Sidrap, AKBP Ade Indrawan.

Menurutnya, deklarasi Pilkada Damai yang digagas Polres Sidrap ini sebagai bentuk komitmen kandidat dan semua elemen untuk kelancaran Pilkada Sidrap yang akan dihelat, 27 Juni 2018 mendatang.

Sementara, Ketua Pemantau Demokrasi Sulsel, Rais Rahman menyayangkan ketidakhadiran paslon DoaMu di deklarasi pilkada damai Sidrap 2018 tersebut.

"Ketidakhadiran DoaMu itu menandakan bahwa seara tersirat pasangan ini terkesan tidak mendukung deklarasi pilkada damai tersebut," papar Rais saat dihubungi. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak DoaMu atas ketidakhadirannya di acara deklarasi tersebut.  Juru Bicara Tim Relawan DoaMu, Syamsul Bahri yang dihubungi via Whatsapp sesaat lalu belum memberikan komentar.