Rabu, 14 Februari 2018 19:03 WITA

Seruan Kapolda Sulsel dan Pangdam VII Wirabuana untuk Pilkada Sulsel

Editor: Adil Patawai Anar
Seruan Kapolda Sulsel dan Pangdam VII Wirabuana untuk Pilkada Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Umar Septono menekankan kepada seluruh elemen yang terlibat dalam perhelatan Pilkada Serentak 2018, untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama pesta demokrasi tersebut berlangsung.

Hal tersebut disampaikan oleh Umar saat menghadiri acara Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA Untuk Pilkada 2018 Berintegritas yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel di Hotel Grand Clarion, Jalan AP Pettarani Makassar, Rabu (14/2/2018).

"Jangan sampai urusan dunia mengorbankan akhirat. Jangan mengorbankan silaturahmi demi membela yang belum jelas memihak ke kita. Jangan berharap sama manusia, berharaplah sama Tuhan Yang Maha Esa," imbaunya.

Lebih lanjut, Umar mengajak kepada para kandidat yang bertarung beserta tim sukses dan pendukungnya untuk menghindari praktek-praktek politik uang dan politisasi SARA.

"Saya saja yang orang luar Sulsel bersama Pangdam VII Wirabuana (Mayjend TNI Agus Surya Bakti) bertekad mengamankan Sulsel, masa masyarakat Sulsel tidak. Mari saling menyadarkan, jangan akhirat dikorbankan demi dunia, silaturahmi dikorbankan demi Pilkada," tandasnya.

Senada dengan itu, Pangdam VII Wirabuana, Mayjend TNI Agus Surya Bakti juga menghimbau kepada seluruh elemen yang terlibat dalam Pilkada untuk tidak menyalahgunakan kebebasan berekspresi yang diberikan.

"Jangan larut dalam euforia berlebihan sebab itu bukan budaya Bugis-Makassar. Kita harap hal ini bisa ditanamkan para paslon kepada tim dan pendukungnya," ujarnya.

Menurut Agus, perbedaan pilihan bukanlah alasan untuk memutuskan silaturahmi dan terpecah belah antara satu dengan yang lainnya.

"Kita berbeda pilihan tapi kita satu, kita semua menginginkan kedamaian, menginginkan pemimpin yang bermartabat. Saya apresiasi Bawaslu yang mengadakan deklarasi ini, karena inilah titik tolak dari Pilkada yang akan kita gelar. Pesta itu harus gembira," pungkasnya.

Sekedar diketahui, acara Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA Untuk Pilkada 2018 Berintegritas yang diselenggarakan oleh Bawaslu Sulsel ini selain dihadiri oleh Kapolda Sulsel dan Pangdam VII Wirabuana, juga dihadiri oleh Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief, Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi, perwakilan DKPP KPU RI, perwakilan paslon dan LO para kandidat, perwakilan partai politik, dan sejumlah LSM dan organisasi kemasyarakatan.