Kamis, 15 Februari 2018 14:29 WITA

Kecewa Proses Verifikasi Faktual, Tim Umar-Madeng Tarik LO

Editor: Mulyadi Abdillah
Kecewa Proses Verifikasi Faktual, Tim Umar-Madeng Tarik LO
Muh. Naim

RAKYATKU.COM, BONE - Tim pasangan calon (paslon) Rizalul Umar-Andi Mappamadeng Dewang (Umar-Madeng) kembali melayangkan surat protes ke Panwaslu dan KPUD Bone dalam dugaan intimidasi oleh pemerintah dan oknum penyelenggara pemilu.

Ketua Tim pemenangan Umar-Madeng, Muh. Naim menuturkan, para pendukungnya diintimidasi saat verifikasi faktual  ditingkat desa/kelurahan.

"Saya sempat bersitegang dengan oknum kepala desa dan saya dipanggilkan massa, karena kepala desa ini melarang warganya yang mendukung Umar-Madeng untuk ikut verifikasi faktual," kata Naim, Kamis (15/2/2018).

Selain itu, Naim memprotes 40 persen dukungan ganda yang diklaim sudah diverifikasi. "Tentu kami sangat merasa dirugikan dengan adanya hal ini, ini sudah mencederai demokrasi kita, kami akan boikot batalkan verifikasi dengan menarik LO kami, dan memboikot Pilkada di Bone," tegasnya.

Ketua KPU Bone Aksi Hamsah yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya siap menghadapi laporan yang dilakukan oleh Tim Umar-Madeng. 

"Kewajiban kami menjawab dan membuktikan bahwa gugatan mereka tidak benar. Kalau masalah boikot, bukan ranah dan wilayah KPU. Kami hanyalah pelaksana regulasi. Ada aturan dan hukum yang berlaku. Kita tunggu saja perkembangannya karena masih sebatas dugaan," pungkas Aksi.