Jumat, 16 Februari 2018 04:27 WITA

HMI Bone Kecam Pernyataan Tim Umar-Madeng Ancam Boikot Pilkada

Penulis: Herman
Editor: Nur Hidayat Said
HMI Bone Kecam Pernyataan Tim Umar-Madeng Ancam Boikot Pilkada
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone, Muh Sabir.

RAKYATKU.COM, BONE - Formatur Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone, Muh Sabir, mengecam pernyataan Muh Naim selaku tim pemenangan Umar-Madeng yang mengancam akan memboikot Pilkada Bone.

Muh Sabir berujar, pernyataan tersebut tidak pantas dilontarkan apalagi harus dimediakan. Memboikot Pilkada, kata dia, sama saja memboikot UUD 1945. 

"Perlu dipahamai bahwa Pilkada itu adalah produk dari sebuah aturan hukum, perundang-undangan, bahkan dalam konstitusi UUD 1945. Kegiatan memboikot Pilkada sama halnya dengan menolak UU," ujar Sabir, Kamis (15/2/2018)

Sabir menambahkan, dari sudut pandang manapun, tidak ada pembenaran memboikot Pilkada. Terkait persoalan di lapangan terkait komplain, aduan, dan protes adalah hak setiap orang. Akan tetapi, menurut Sabir, harus pula sesuai regulasi. Jangan kemudian membuat statement yang dapat memicu polemik baru di masyarakat.

"Mari kita berdemokrasi dengan baik. Mari kita bersama-sama menjaga proses demokarsi kita. Protes, kritikan, komplain, dan bentuk penolakan atas apa yang terjadi dalam tahapan yang ada, diselesaikan dengan mekanisme yang ada. Jangan kemudian kita merusak demokrasi kita ini dengan ajakan, imbauan bahkan penegasan boikot Pilkada. Itu hanya akan menimbulkan polemik baru di masyarakat kita," bebernya.

"Sekali lagi saya tegaskan siapa pun yang mencoba memboikot Pemilukada maka pertama yang mereka harus hadapi adalah HMI. Mari kita ciptakan Pemilukada yang damai dan berbudaya untuk kita semua," pungkasnya.