Selasa, 20 Februari 2018 22:48 WITA

Nasib BKM-WN, KPU Luwu: Tetap Tidak Memenuhi Syarat

Editor: Fathul Khair Akmal
Nasib BKM-WN, KPU Luwu: Tetap Tidak Memenuhi Syarat
Suasana sidang sengketa Pilkada Luwu, Selasa (20/2/2018).

RAKYATKU.COM, LUWU - Kendati telah mendengarkan kesaksian Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Partai Hanura, Benny Tamara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu tetap berpegang teguh pada keputusannya yang menyatakan pasangan Buhari Kahar Muzakkar-Wahyu Napeng (BKM-WN), Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk bertarung pada Pilkada Luwu.

Pihaknya tetap akan mengacu pada aturan yang tertuang pada PKPU Nomor 3 Tahun 2017, pasal 6 ayat 1, 4 dan 5. Hal tersebut, diungkapkan oleh Komisioner KPU Luwu Divisi Teknis, Suhaeb di sela-sela sidang sengketa pilkada antara pasangan BKM-WN dan KPU Luwu, di Kantor Panwaslu Luwu, Jalan Merdeka Selatan, Kabupaten Luwu, Selasa (20/2/2018).

"Dalam sidang ini KPU Luwu tetap mengacu pada PKPU Nomor 3 Tahun 2017, Pasal 6 ayat 1, 4 dan 5. Dimana intinya bahwa KPU Kabupaten Luwu telah menjalankan peraturan yang ditelah ditetapakan," katanya.

Lebih jauh, terkait keabsahaan dari dua partai pengusung pasangan BKM-WN, yakni Partai Hanura dan PAN, pihaknya tidak memiliki domain terkait hal tersebut.  

"Persoalan partai mana yang sah atau tidak. Kami tidak kesana karena di domain pendaftaran dari 2 paslon dahulu, sudah dinyatakan telah memenuhi syarat," jelas Suhaeb.

Sebelumnya pada 7 Februari 2018 lalu, KPU Luwu telah menyatakan pasangan BKM-WN tidak memenuhi syarat untuk ikut bertarung pada pilkada Luwu Juni mendatang, sebab diduga menggunakan rekomendasi parpol ganda.