Minggu, 25 Februari 2018 17:25 WITA

Curahan Hati Buhari Kahar Muzakkar Usai Kalah dalam Sengketa Pilkada Luwu

Editor: Abu Asyraf
Curahan Hati Buhari Kahar Muzakkar Usai Kalah dalam Sengketa Pilkada Luwu
Buhari Kahar Muzakkar (kiri) didapmpingi ketua tim pemenangannya, Hasri Hasyim.

RAKYATKU.COM - Bakal calon bupati Luwu, Buhari Kahar Muzakkar menilai keputusan Panwaslu dan KPU Luwu yang tidak meloloskannya bertarung di Pilkada terkesan dipaksakan.

KPU Luwu memutuskan berkas miliknya tidak memenuhi syarat (TMS). Padahal, KPU tidak melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap keabsahan berkas rekomendasi pencalonannya.

Sementara Panwaslu Luwu, dinilai mengabaikan fakta-fakta dalam persidangan yang menguntungkan pihaknya, untuk dapat memenangkan proses sengketa pilkada di Panwaslu Luwu.

Panwaslu dinilai mengabaikan kesaksian dari pengurus DPP Hanura dan LO DPP PAN yang turut hadir sebagai saksi dalam persidangan tersebut.

"Ini menjadi ironi. Kok partai yang sudah dua kali membatalkan dukungannya tetapi masih saja partai itu ditempatkan pada kandidat lain yang sudah dibatalkan usungannya," kata Buhari kepada Rakyatku.com, Minggu (25/2/2018).

Lebih jauh, dirinya menambahkan bahwa pihaknya akan mengajukan gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) sebagai langkah selanjutnya.

"Terasa sekali adanya tekanan dari luar yang bermain dan sangat mewarnai putusan. Mereka saya tahu dan cukup kuat. Target mereka bagaimana caranya kami gagal ikut pilkada, tetapi kita mau coba lagi lanjut ke PTUN," tuturnya.