Kamis, 01 Maret 2018 13:17 WITA

Gugatan Kembali Ditolak, Umar-Madeng Akan Banding

Editor: Aswad Syam
Gugatan Kembali Ditolak, Umar-Madeng Akan Banding
Sidang Umar-Madeng di Panwaslu Bone, Kamis (1/3/2018).

RAKYATKU.COM, BONE -- Setelah sebelumnya KPUD Bone telah menetapkan Pasangan Umar-Madeng tidak memenuhi syarat dukungan hasil verifikasi faktual pada 19 Februari lalu, Tim Umar-Madeng kembali mengajukan gugatan ke Panwaslu Bone, terkait dugaan adanya oknum pemerintah desa dan penyelenggara pemilu yang melakukan kecurangan saat proses verifikasi faktual di tingkat kelurahan/desa.

Panwaslu Bone pun menerima gugatan tersebut, dan mengkaji serta memeriksa saksi-saksi yang diajukan Umar-Madeng, untuk pembuktian apakah dugaan kecurangan tersebut benar atau tidak.

Setelah beberapa kali melewati persidangan dan pemeriksaan saksi, akhirnya Panwaslu Bone melakukan sidang putusan hari ini, Kamis 1 Maret 2018. yang memutuskan menolak seluruh gugatan Umar Madeng.

"Menimbang dan seterusnya, memutuskan menolak semua gugatan yang diajukan Umar-Madeng," kata Pimpinan Sidang, Ridwan Huzaifah yang didampingi anggota Panwaslu lainnya, Hj Jumriah dan Muh Alwi.

Ridwan juga mengatakan, apabila ada pihak yang tidak menerima keputusan ini maka dipersilakan untuk mengajukan ke PTUN.

Sementara Kuasa Hukum Umar-Madeng, Abdullah Mahir SH, yang diwawancarai mengatakan, majelis pimpinan sidang tidak mempertinbangkan fakta-fakta yang ada.

"Majelis pimpinan sidang tidak normatif cara pengambilan keputusannya, dan kita akan banding. Kami akan ungkapkan fakta-fakta persidangan," tegas Abdullah.

Seblumnya, gugatan Umar-Madeng ini meminta kepada Panwaslu untuk membatalkan keputusan KPU atas penetapan berkas dukungan Umar-Madeng tidak memenuhi syarat (TMS). Karena diduga adanya kecurangan-kecurangan yang dilakukan penyelenggara pemilu, saat dilakukan verifikasi di tingkat kelurahan/desa.