Jumat, 09 Maret 2018 16:31 WITA

Populi Center: IYL-Cakka Gembosi Suara NH-Aziz

Penulis: Fathul Khair
Editor: Mulyadi Abdillah
Populi Center: IYL-Cakka Gembosi Suara NH-Aziz
Pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktur Populi Center, Usep S Ahyar menyebut ada tiga pasang calon yang bertarung sengit di Pilgub Sulsel 2018. 

Masing-masing Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), dan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

Usep mengakui, punya data terbaru survei paslon Pilgub Sulsel. Namun tidak untuk disampaikan ke publik.

Usep juga belum mau menyebut kontestan yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi hingga saat ini. Ia hanya membocorkan, pasangan nomor urut 4, IYL-Cakka masih tetap berada di posisi kedua. 

"Pergerakan nomor urut 4 masih di posisi kedua, bergerak terus. Jadi yang di urutan pertama, belum aman juga," kata Usep kepada Rakyatku.com, Jumat (9/3/2018).

Sementara pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar, dibeberkan Usep, belakangan ini banyak digembosi oleh pasangan IYL-Cakka.

"Nurdin Halid ini belakangan kok digembosi yah. Karena juga kan wakil Ichsan sama NH ini keluarga, itu yang pertama. Dari sisi kepartaian juga, wilayah, dan faktor wakil ini," ujarnya.

Populi Center: IYL-Cakka Gembosi Suara NH-Aziz

Makanya kata dia, soal fenomena ini, ada satu pasangan calon yang diuntungkan. Di lain sisi kata dia, bisa-bisa justru Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman yang banyak diuntungkan.

"Jadi pintar-pintarnya saja, kalau ada yang kalah satu, yang satu bisa menang itu. Ini juga menguntungkan NA sebenarnya dalam hal ini," jelas Usep melanjutkan.

Dikatakan Usep, dalam temuan Populi, swing voters (yang pilihannya masih mungkin berubah), berada di kisaran lebih dari 20%. Makanya, ia memastikan, para kontestan Pilgub Sulsel tengah fokus merebut swing voters tersebut.

"Dan pemilih di wilayah perkotaan cenderung menjadi pemilih rasional, itu sangat tinggi. Pemilih kan melihat program kerja, figur, kemampuan memimpin, dan track record. Itu jadi modalnya memperebutkan swing voters," terang Usep.

Kendati demikian, terbilang masih cukup lamanya masa pencoblosan, dikatakan Usep semua kontestasn tetap harus waspada. Terlebih, di Sulsel menurut dia, kondisi politiknya begitu dinamis.

Diketahui, Populi terakhir merilis surveinya, yang terekam pada 15 Januari hingga 22 Januari 2018 di 80 desa/ kelurahan. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 800 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error +/- 3,39% dan tingkat kepercayaan 95%. 

Hasilnya, elektabilitas pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) unggul dengan perolehan 32 persen. Lalu disusul pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) yang memperoleh perolehan suara 20,3 persen di posisi kedua. 

Sementara diperingkat ketiga milik pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) yang mendapatkan dukungan keterpilihan sebesar 17 persen. Adapun, pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) berada pada urutan keempat dengan 10,9 persen.